Gresik (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso membeberkan resepnya sehingga bisa mengalahkan Borneo FC denga skor 3-2, Jumat (3/2/2023), di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik. Padahal pada putaran pertama, Persebaya harus menelan kekalahan atas Borneo FC dengan skor 2-1.
Kemenangan Persebaya dengan skor 3-2 atas Borneo FC dinilai dramatis. Karena tim Bajul Ijo sempat tertinggal. Lalu menyamakan kedudukan. Lalu berhasilk memimpin pada menit akhir atau babak tambahan melalui gol Ahmad Nufiandani. Menurut Aji itu merupakan hal yang cukup berat.
Menurut Aji Santoso, Borneo FC tim yang susah ditundukkan meskipun dalam tiga laga terakhir performa tim asal Samarinda ini kurang baik. “Saya sudah sampaikan saya bukan pelatih yang percaya pada statistik tapi saya melihat ada strategi yang harus dilalukan, mengingat Borneo FC tim yang cukup bagus. Borneo juga memiliki kualitas pemain yang matang dan berpengalaman. Tapi alhamdulillah kami bisa menang,” ungkap Aji, Jumat (3/2/2023).
Diakui pelatih asal Malang ini, ada dua hal yang membuat Persebaya berhasil menaklukkan Stefano Lilipaly dkk. Ia menceritakan bahwa telah menganalisa apa yang menjadi kekuatan dan kekurangan Borneo.
[berita-terkait number=”3″ tag=”persebaya-surabaya”]
“Mereka bermain mengandalkan long pass dan attack freeking. Tadi kita sudah kecolongan satu, tapi tidak masalah. Saya melihat ada kondisi yang bisa dimanfaatkan dan saya selalu sampaika kepada para pemain untuk pegang bola sepertiga pertahanan lewat kombinasi kedua kolaborasi ini sukses akhirnya,” imbuh Aji.
Bukan hanya itu, para pemain wajin fun push dan itu telah dibuktikan oleh kolaborasi kombinasi Maumere dan Nufiandani di menit akhir. “Saya sudah tekankan ke pemain untuk bermain apik Pegang bola sepertiga lawan kombinasi satu atau dua bisa cetak gol. Itu terbukti sekali pasing bisa cetak gol yang meumere ke dani dengan twi touch sampai ke kotak penilti,” ucapnya. [way/suf]






