Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo meminta Dinas Perkim untuk memperbaiki dua rumah warga yang rusak. Salah satunya rumah Samiati warga RT 3 RW 13 Desa Waru Kecamatan Waru yang didatangi Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor).
Tak ayal, Samiati merasa senang dan tidak menyangka kalau orang nomor 1 di Sidoarjo itu berkunjung ke rumahnya yang atap gentengnya bocor di bagian sana sini.
Gus Muhdlor juga mengamati langsung dibeberapa sudut atap pun yang sudah banyak yang rusak. Ia menyempatkan mampir ke Sumiati setelah melakukan doa bersama warga dalam pemindahan makam Desa Waru yang kena proyek Frontage Road Waru – Buduran.
Kondisi rumah Sumiati kebetulan lokasinya tidak jauh dari lokasi makam Desa Waru. Selain terlihat beberapa kerusakan, rumah sederhana itu sebagian atapnya sudah terlihat ambrol.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-sidoarjo”]
Kayu penyangga genting lapuk termakan usia. Tak ayal rumah tersebut sering banjir bila hujan deras mengguyur. Didampingi Kepala Desa Waru Moedjiono, Gus Muhdlor berjanji akan segera membantu perbaikan.

Gus Muhdlor juga langsung memerintahkan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Sidoarjo untuk mendata kerusakannya. “Nanti akan ada pegawai Dinas Perkim yang datang kesini untuk mendata kerusakannya agar segera dilakukan perbaikan,” ujar Gus Muhdlor kepada Samiati yang hanya terbaring diranjang karena sakit tersebut.
Terdapat dua rumah warga Desa Waru yang dikunjungi putra KH. Agoes Ali Masyhuri pengasuh Ponpes Progresif Bumi Sholawat itu. Selain rumah milik Samiati, satunya lagi yakni rumah milik Sudarsih, janda yang tinggal di RT 2 RW 13.
Kondisi Sudarsih juga sakit-sakitan, sama dengan kondisi Samiati. Namun rumah Sudarsih agak layak bila dibandingkan dengan rumah Samiati. Keluhan rumah Sudarsih sering kebanjiran saat hujan. Rumah tersebut perlu ditinggikan. “Besok akan datang petugas dari Dinas Perkim biar nanti rumah njenengan di urug biar tinggi,” terang Gus Muhdlor. (isa/kun)






