Surabaya (beritajatim.com) – KPK telah memanggil dan memeriksa sebanyak 48 orang saksi sejak 24 Januari hingga 1 Februari 2023. Hal ini terkait kasus dugaan suap pengelolaan alokasi dana hibah Provinsi Jatim dengan tersangka Sahat Tua P Simanjuntak (STPS), Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi Golkar.
Sementara itu, Seorang kades (kepala desa) di Magetan diduga mencabuli mahasiswi yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kasus ini diketahui warga, yang kemudian melaporkan ke Camat beramai-ramai.
Cuplikan di atas merupakan dua informasi dari lima berita populer yang ada di Beritajatim pada Jumat 3 Februari 2023. Berikut berita terpopuler lainnya.
1. Kasus Dugaan Suap Hibah Provinsi Jatim: Sudah 48 Saksi Diperiksa KPK, Siapa Bakal Menyusul Wakil Ketua DPRD Jatim?
KPK telah memanggil dan memeriksa sebanyak 48 orang saksi sejak 24 Januari hingga 1 Februari 2023. Hal ini terkait kasus dugaan suap pengelolaan alokasi dana hibah Provinsi Jatim dengan tersangka Sahat Tua P Simanjuntak (STPS), Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi Golkar. Apakah ‘bola’ hanya berhenti di Sahat saja atau menggelinding makin keras?
Pada Selasa (24/1/2023), KPK telah memeriksa 10 saksi secara maraton di Kantor BPKP Perwakilan Jatim. Pemeriksaan dilanjutkan KPK terhadap 17 saksi pada Rabu (25/1/2023). Kemudian, 12 saksi juga diperiksa pada Kamis (26/1/2023). Tiga hari berturut-turut pemeriksaan KPK dilakukan di Kantor BPKP Perwakilan Jatim.
Baca selengkapnya di sini.
2. 36 Ketua Pokmas Diperiksa KPK Soal Dana Hibah DPRD Jatim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 36 Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) dalam penanganan dugaan korupsi dana hibah DPRD Jatim.
“Pemeriksaan dilakukan di Mako Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur, Jl. Gresik No.39, Morokrembangan, Kec. Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (2/2/2023).
Baca selengkapnya di sini.
3. 50 Ekor Sapi Ngawi Terjangkit Virus Lumpy Skin Disease
Tak hanya dihantui wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), peternak di Ngawi perlu mewaspadai penyakit lumpy skin disease (LSD) yang juga menjangkiti sapi. Kini sudah ada 50 ekor sapi di Ngawi yang terjangkit LSD.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Ngawi drh. Sri Wahyuni Budi Utami mengungkapkan jika penyakit LSD diketahui menyebar di wilayah Ngawi Sejak awal Januari 2023.
Baca selengkapnya di sini.
4. 12 Kecamatan di Ponorogo Dilanda PMK Gelombang Dua
Sedikitnya ada 12 kecamatan di Kabupaten Ponorogo yang ternaknya terkena PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) gelombang kedua. Kecamatan di bumi reog yang sudah ada kasus PMK-nya antara lain di Kecamatan Balong, Bungkal, Jambon, Kauman, Mlarak, Pulung, Pudak, Sambit, Sawoo, Sukorejo dan Slahung.
Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Kabupaten Ponorogo tidak merinci satu per satu kecamatan jumlahnya berapa, namun mencatat keseluruhan kasus ada 239 ekor sapi yang terjangkit PMK per tanggal 30 Januari 2023 lalu.
Baca selengkapnya di sini.
5. Kades di Magetan Diduga Cabuli Mahasiswi KKN
Seorang kades (kepala desa) di Magetan diduga mencabuli mahasiswi yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kasus ini diketahui warga, yang kemudian melaporkan ke Camat beramai-ramai.
Sejumlah warga Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan menggeruduk kantor Camat Lembeyan, Kamis (1/2/2023). Mereka wadul ke Camat Lembeyan, Samsi Hidayat soal dugaan pencabulan yang dilakukan Kades DHS kepada salah satu mahasiswi KKN di desa setempat.
Baca selengkapnya di sini.






