Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai tim yang identik subur memiliki pemain muda, skuad Persebaya sering dilirik oleh klub luar negeri. Salah satunya Marselino Ferdinan yang resmi memilih melanjutkan karirnya di klub asal Belgia, KMSK deinze, untuk selama satu setengah musim.
Aji Santoso mengatakan bahwa bisa bermain di luar negeri adalah impian semua para pemain bola. Berlabuh di luar negeri ini juga menjadi penunjang karir para pemain.
“Saya support karena bermain di luar itu saya yakin impian semua pemain tentunya demi kemajuan karir pemain dan saya juga akan usul ke manajemen untuk mensuport para pemain untuk berkesempatan bermain ke luar,” ungkap Aji.
Asal dengan catatan para pemain tidak bermain di klub Asia Tenggara. Menurutnya negara yang cocok untuk menjadi pelabuhan para pemain muda di Eropa, Jepang, atau Korea Selatan.
Bukan tanpa alasan Aji melarang para pemainnya bermain di Asia Tenggara. Pasalnya bermain di tim negara tetangga kualitasnya tidak berbeda jauh dengan tim asal Indonesia.
“Saya sangat mensuport jika ada pemain yang kembali dilirik oleh tim luar negeri seperti benua Eropa dan tidak untuk bermain atau pindah di Asia Tenggara. Karena bermain di negara tetangga kualitasnya ya hampir sama dengan tim Indonesia, mending bermain di Indonesia saja, ” ucap Aji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”aji-santoso”]
Bukan hanya soal kualitas klub, finansial atau sallary kontras Indoensia dengan klub Asia Tenggara juga hampir sama. Sehingga mending tetap bertahan di Persebaya yang sudah jelas semua programnya.
“Indoensia itu tidak kalah dengan Asia Tenggara secara finansial juga tidak jauh beda, mending bermain di Persebaya toh di tim ini cukup bagi dan organisasi klub juga bagus segala sesuatunya sudah sesuai rencana. Jadi saran saya mending tetap di Persebaya kalau hanya Asia Tenggara,” imbuhnya. [way/but]






