Sidoarjo (beritajatim.com) – Pinjol atau pinjaman online ilegal masih menjerat masyarakat. Hal ini membuat anggota DPR RI Komisi Xl Indah Kurnia intensif mengedukasi masyarakat agar tak terjebak pinjaman online ilegal tersebut.
Legislator dari daerah pemilihan Jatim 1 (Surabaya – Sidoarjo ) ini bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengedukasi warga yang berada di Desa Tropodo Kecamatan Waru. Kegiatan penyuluhan bertajuk Waspada Investasi Bodong dan Pinjaman Online Ilegal.
Acara sosilisasi dikemas bareng jalan santai bersama ratusan warga di halaman Balai RW 06 perumahan Wisma Tropodo, Minggu (29/1/2023).
Ketua panitia acara Dody menyampaikan terimakasih kepada Indah Kurnia dan OJK yang telah berkenan memberikan edukasi kepada warga soal bahayanya dalam pinjaman online. “Kami berharap agar masyarakat senang serta mendapatkan manfaat dari kegiatan ini,” ucapnya.
Kepala Desa Tropodo Khusaini juga mengaprediasi komitmen Indah Kurnia dalam mendampingi warga, membantu warga serta memberikan edukasi agar warga Tropodo tidak terjebak dalam pinjaman online.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pinjol”]
Hadir ikut memberikan penyuluhan, Boediono dan Catur dari Kantor Regional Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen kantor Regional 4 OJK Jawa Timur. Dalam edukasinya, Ia menghimbau bila memang benar-benar membutuhkan pinjaman dari aplikasi online, agar memilih platform pinjaman online yang legal.
Sebab saat ini banyak sekali platform-platform pinjaman online ilegal yang menawarkan kemudahan namun justru menyengsarakan. Kata Boediono, bila ada masyarakat menemukan kasus jerat pinjaman online bisa melaporkan ke OJK melalui nomor WhatsApp 081157157157.
Demikian juga bagi masyarakat yang mau melakukan pinjaman melalui online agar melakukan pengecekan legalitas lembaga lebih dulu. Yaitu dengan cara mengetik nama aplikasi dan mengirimkannya melalui whatsaap ke nomor 081157157157. “Dengan cara itu masyarakat akan mendapat jawaban mengenai aplikasi tersebut legal atau tidak,” ulasnya.

Sementara Indah Kurnia dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa gunakan uang dengan bijak. Artinya, menggunakan uang berdasar kebutuhan saja. “Terimakasih warga Tropodo yang sudah kompak dan rukun dan mau repot untuk bersama-sama mengedukasi diri,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.
“Akhir-akhir ini kita banyak informasi yang tidak sehat melalui sosial media. Mengenai investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Jangan mau ditawari iming-iming sesuatu yang tidak rasional oleh pihak siapapun. Investasi yang tidak rasional,” sambung Indah.
Indah memaparkan, rumah tangga itu pertama kawin modalnya cinta. Lama-lama akan perhitungan, terutama masalah kebutuhan. “Oleh karena itu dibutuhkan kebijaksanaan dalam pengelolaan kebutuhan,” tambahnya.
Salah satu upaya untuk bisa mempertahankan kondisi keuangan keluarga adalah dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan produktif seperti usaha maupun opsi lain yang lebih menantang dan menjanjikan keuntungan seperti investasi dengan tujuan agar uang tidak berhenti di tabungan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”ojk”]
Oleh sebab itu, Indah Kurnia mengapresiasi edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh OJK terhadap masyarakat secara rutin, periodik, dan konsisten. Meski di hari libur OJK tetap mau diajak turun ke Masyarakat untuk melakukan edukasi. “OJK melakukan bersama dengan kami Anggota Komisi XI DPR RI di seluruh daerah pemilihan kami masing-masing,” urai Indah.
Sosialisasi dan edukasi dilakukan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Karena jika tingkat literasi keuangan tinggi, maka juga akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian tidak akan banyak masyarakat yang terjerat pinjaman online atau pinjol.
Indah Kurnia juga berterimakasih atas antusiasme warga mengikuti penyuluhan tersebut. “Terimakasih seluruh warga Tropodo atas segala partisipasinya, semoga semua diberi kesehatan agar bisa terus berjuang demi kehidupan yang lebih baik” pungkasnya dengan mengamini. [isa/suf]






