Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang pemuda inisial AB (24) warga Desa Benangkah, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, ditangkap polisi. Dia terekam CCTV saat mencuri Handphone milik pengungsi, korban banjir di wilayah Kecamatan Blega beberapa waktu lalu.
Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan pelaku ditangkap Sabtu (14/1/2023) di rumahnya. Identitas pelaku berhasil diungkap setelah polisi mengenali wajahnya melalui rekaman CCTV. “Setelah CCTV dicek, ternyata pelaku merupakan menantu salah satu Sekdes di Kecamatan Blega. Dari situ petugas meminta kerjasama tokoh setempat agar pelaku bisa diamankan,” tuturnya, Kamis (26/1/2023).
Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan aksi pencurian saat bencana banjir melanda ratusan rumah di Kecamatan Blega. Pelaku mencuri ponsel milik Anwar Karim (33) warga Sampang yang sedang tidur di masjid bersama pengungsi banjir lainnya pada pukul 01.30 WIB dini hari.
Baca Juga: Sungai Blega Bangkalan Meluap, Jalan Nasional di Madura Terendam Banjir
“Mulanya pelaku juga hendak istirahat di masjid, namun karena melihat ada ponsel tergeletak, ia lalu mencuri dan pulang ke rumahnya di Burneh. Awalnya dia hendak ke rumah istrinya di Blega,” tambahnya.
Wiwit juga menyayangkan tindakan pelaku yang tega mencuri disaat kondisi bencana terjadi. “Pelaku sudah kami amankan. Hal ini cukup miris ya karena ditengah bencana masih ada orang yang berniat jahat,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya banjir yang terjadi di Kecamatan Blega, cukup dalam hingga merendam ratusan rumah penduduk. Bahkan akses jalan nasional terputus karena air yang mengenangi jalan raya hampir mencapai 1 meter. Sehingga, antrian kendaraan baik dari barat maupun sebaliknya antri untuk melintasi Blega hingga sehari penuh.
Sekedar diketahui, banjir yang terjadi di Kecamatan Blega ini merupakan banjir air hujan kiriman dari wilayah tengah Kabupaten Bangkalan seperti dari Kecamatan Kokop. Air hujan meluber karena sungai Blega tidak mampu menampung derasnya air hujan. [sar/suf]






