Blitar (beritajatim.com) – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Blitar telah melantik 63 Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu tahun 2024. Prosesi dilakukan secara langsung oleh Ketua KPU Kota Blitar Khoirul Umam dan Wali Kota Blitar Santoso.
Dari 63 PPS yang baru dilantik tersebut mayoritas merupakan wajah baru. Jumlahnya mencapai 60 persen dari total PPS.
“Hari ini kami melantik 63 anggota PPS Pemilu tahun 2024, sebanyak 60 persennya merupakan petugas baru,” kata Ketua KPU Kota Blitar, Khoirul Umam, Rabu (25/1/2023).
Hadirnya orang-orang baru di dalam keanggotaan PPS Pemilu 2024 ini menjadi nilai tambah tersendiri. Ini menjadi semangat baru PPS dalam menjalankan tugas wewenang.
Selain itu, wajah-wajah baru tersebut membuktikan regenerasi di dalam PPS Pemilu terus berjalan. Di sisi yang lain, wajah baru ini akan menjadi tantangan tersendiri untuk mensukseskan Pemilu 2024.

Meski mayoritas diisi oleh orang baru namun 40 persen dari anggota PPS Pemilu 2024 Kota Blitar masih orang lama. Maka, KPU Kota Blitar berharap sinergitas antara orang lama dan wajah baru untuk menyukseskan jalannya pesta demokrasi di 2024 mendatang.
Sebanyak 63 PPS yang dilantik ini tersebar untuk 21 kelurahan di 3 kecamatan Kota Blitar. Nantinya setiap kelurahan akan ada 3 anggota PPS yang bertugas untuk membantu KPU Kota Blitar untuk menyelenggarakan Pemilu 2024.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Blitar”]
“63 PPS tersebut tersebar untuk 21 kelurahan dimana setiap kelurahan ada 3 anggota PPS yang akan bertugas membantu menyelenggarakan pemilu tahun 2024 mendatang,” imbuhnya.
Sementara itu keterwakilan perempuan di PPS Pemilu tahun 2024 merupakan yang tertinggi sepanjang pemilu di Kota Blitar. Keterwakilan perempuan PPS Pemilu 2024 bahkan mencapai 36,5 persen.
Total ada 23 orang perempuan yang terpilih menjadi anggota PPS untuk Pemilu tahun 2024 mendatang. 23 orang tersebut tersebar di 3 kecamatan di kota Blitar.

Di Kecamatan Sananwetan keterwakilan perempuan ada sebanyak 7 orang. Sementara untuk di Kepanjenkidul ada 7 orang perempuan yang terpilih menjadi anggota PPS Pemilu 2024. Keterwakilan perempuan terbanyak berada di kecamatan Sukorejo Kota Blitar yang berjumlah 9 orang.
“Hasil seleksi PPS sudah kami umumkan, partisipasi perempuan dari hasil seleksi anggota PPS kota Blitar mencapai 36,5 persen, jumlah tersebut merupakan yang terbanyak selama gelaran pemilu di Kota Blitar,” kata Komisioner KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, kepada beritajatim.com.
Sementara itu Wali Kota Blitar Santoso, yang ikut menyaksikan pelantikan PPS Pemilu tahun 2024 memberikan pesan agar petugas terpilih menjalankan tugasnya secara profesional. Pemerintah Kota Blitar pun berkomitmen akan memfasilitasi untuk kebutuhan PPS, salah satunya soal fasilitas kantor kelurahan yang bisa digunakan oleh PPS untuk berkantor atau bekerja.
Meski demikian Santoso meminta pada anggota PPS terpilih untuk menjaga netralitas agar pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan aman dan lancar.
“Jadi PPS Pemilu tidaklah mudah makanya Pemerintah Kota Blitar akan memberikan kemudahan terkait fasilitas, kantor kelurahan bisa digunakan untuk berkerja oleh para PPS, yang terpenting jaga netralitasnya dan profesionalitasnya,” kata Santoso. [owi/beq]






