Ponorogo (beritajatim.com) – Tidak seperti peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan tenaga pendidik, peserta PPPK tenaga teknis bakal melakukan ujian kompetensi di luar Kabupaten Ponorogo.
Ya, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memutuskan titik lokasi (tilok) ujian kompetensi untuk peserta seleksi PPPK tenaga teknis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo di BKN Kantor Regional (Kanreg) II Surabaya.
“Ujian kompetensi untuk peserta seleksi PPPK tenaga teknis Pemkab Ponorogo di Surabaya,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo Andy Susetyo, Selasa (24/01/2023).
Keputusan tilok di Surabaya itu, kata Andy berdasarkan informasi yang diterimanya secara lisan. Dia mengaku belum menerima keputusan tilok itu secara tertulis. Tidak hanya berlaku untuk Kabupaten Ponorogo, keputusan tilok di Surabaya itu juga untuk peserta PPPK tenaga teknis di wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim).
“Diinformasikan secara lisan, belum ada surat tertulis,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pppk-ponorogo”]
Menurut Andy, pertimbangan tilok di Surabaya itu, karena jumlah peserta di daerah kurang dari 600 orang. Sehingga, diputuskan untuk tesnya dijadikan satu di BKN Kanreg II Surabaya. Sebab, seluruh wilayah di Provinsi Jatim bakal dilaksanakan di sana.
“Ya keputusan akhirnya dijadikan satu di BKN Kanreg II Surabaya,” katanya.
Padahal, BKPSDM Kabupaten Ponorogo, kata Andy sebelumnya sudah mengusulkan tilok yang representatif di Ponorogo. BKPSDM Kabupaten Ponorogo mengusulkan Gedung Sasana Praja untuk tes uji kompetensi peserta seleksi PPPK tenaga teknis. Dengan harapan, ratusan peserta tidak jauh-jauh untuk melaksanakan tes uji kompetensi tersebut.
“Awalnya kita mengusulkan Gedung Sasana Praja untuk lokasi tes. Namun, BKN membuat keputusan dijadikan satu di Surabaya,” pungkasnya. (end/ted)






