Banyuwangi [beritajatim.com] – Sebuah kampung di Macan Putih, Kecamatan Kabat, Banyuwangi diterjang banjir. Hujan yang dilanda desa tersebut membuat debit air di sungai naik hingga naik ke api warga.
sejumlah rumah terendam banjir dengan ketinggian beragam. Mulai 50 sentimeter hingga satu meter.
Tidak hanya itu, banjir yang menggenangi kampung di Macan Putih juga memiliki arus yang cukup kencang. Sehingga membuat sejumlah warga khawatir.
“Hujan sejak Pukul 12.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB sehingga terjadi peningkatan genangan air,” tulis laporan relawan dari Pusdalops BPBD Banyuwangi, Sabtu (21/1/2023).
Hujan yang cukup lebat ini membuat salah satu daerah di Banyuwangi diterjang banjir. Salah satunya dusun paling parah di Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat ini.
“Tapi, jembatan hanya bertahan sebentar. Sejauh ini sudah pasang surut hanya terjadi kerusakan di bagian gang rumah warga,” kata Isnani yang sedang melintas di kawasan itu.
Daerah ini memang kerap kali diterjang banjir saat curah hujan tinggi. Kondisi perawatan warga yang cukup rendah menjadi penyebab udara melalui daerah tersebut.
Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian warga ditaksir mencapai Rp 25 juta.
Pihak desa dan BPBD Banyuwangi terlihat turun langsung memastikan kondisi banjir. [rin]






