Ngawi (beritajatim.com) – Satlantas Polres Ngawi mendapat sejumlah temuan dalam kecelakaan antara mobil Honda Mobilio nopol AE 1403 KO dengan truk tronton nopol N 8438 TL yang parkir di bahu jalan tanah Jalan Raya Ir Soekarno atau Ringroad masuk Desa Ngawi, Jawa Timur, pada Kamis (12/1/2023) pukul 02.40 WIB.
Insiden itu menewaskan lima orang termasuk pengemudi. Juga ada tiga orang lainnya masih dalam kondisi kritis.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, Satlantas Polres Ngawi melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian berikut kendaraan Mobilio yang ringsek usai menabrak truk tronton.
Bahkan, Unit Traffic Accident Analysis (TAA) Subdirektorat Pembinaan Hukum Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Subdit Gakkum Ditlantas Polda) Jawa Timur juga turun langsung untuk melakukan pengecekan.
Ada beberapa fakta hasil temuan polisi, mulai adanya arak jowo atau minuman beralkohol yang terselip di saku jaket penumpang hingga speedometer Mobilio berhenti menunjuk angka 130 km/jam
1. Ada Arak Jowo yang Terselip di Saku Jaket salah satu penumpang
Dokter RSUD dr Soeroto Ngawi yang melakukan visum terhadap korban meninggal sempat menemukan sebotol arak jowo atau jenis minuman beralkohol di saku jaket korban. Temuan itu langsung dilaporkan pada penyidik Satlantas Polres Ngawi. Dari mulut korban juga tercium bau alkohol.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ngawi”]
2. Mobilio Sempat Menabrak 2 Batang Pohon Trembesi sebelum Menabrak Truk Parkir
Ada bekas goresan di batang pohon trembesi yang berada di pinggir Jalan Ir Soekarno atau Ringroad Ngawi. Jaraknya sekitar 91 dan 3 meter dari titik Mobilio menabrak truk tronton parkir. Ada pula pecahan bagian mobil yang ditemukan polisi. Pecahan itu tercecer di dekat dua pohon yang ditabrak tersebut.
3. Tidak Ada Bekas Rem Mobil di Lokasi Kejadian
Saat melskukan oalh TKP, Satlantas Polres Ngawi tak menemukan jejak rem dari Mobilio. Diduga pengemudi tak sempat mengerem hingga benturan pun cukup keras. Akibatany, bodi Mobilio bagian depan ringsek parah.
4. Sopir dan Kenek Truk Sedang Makan di Warung saat Kejadian
Sang pengemudi truk tronton yakni Suswanto Edi Chandra (34) warga Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan sedsng makan saat truk yang diparkirnya ditabrak Moblio yang sikendsrai oleh Juan Dwipa Anggaraputra (22) warga Desa Bulak Kecamatan Gerih, Ngawi. Suswanto bersama keneknya tak tahu bagaimana kejadian itu terjadi.
5. Saksi-saksi Masih Terbaring Kritis di RSUD Widodo Ngawi
Tiga dari delapan orang yang di dalam mobil masih selamat dari maut. Tiga orang tersebut merupakan penumpang Mobilio yang mengalami luka berat hingga masih dalam kondisi kritis.m dan menjalani perawatan di RSUD Widodo Ngawi. Mereka belum bisa dimintai keterangan oleh polisi.
6. Subdit Gakkum Ditalntas Polda Jawa Timur Temukan Speedometer Mobilio Menunjuk Angka 130 km/jam
Honda Mobilio diduga melaju kencang sebelum menabrak pohon dan berhenti setelah menabrak truk parkir. Hasil pemeriksaan Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim saat melakukan olah TKP, speedometer Mobilio menunjuk jarum 130 km/jam. Juga, persneling masuk di gigi lima.
Itulah, fakta-fakta yang ditemukan pihak kepolisian saat melakukan penyelidikan yerhadap kecelakaan maut tersebut. Pun, polisi meminta masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara. Kondisi tubuh harus prima saat mengendarai kendaraan apalagi saat menggunakan jalan raya. [fiq/beq]






