Blitar (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum Kota Blitar baru saja melantik 15 Panitia Pemilihan Kecamatan terpilih. Para panitia ini akan segera bekerja di 3 Kecamatan yakni Sananwetan, Sukorejo serta Kepanjenkidul Kota Blitar.
Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam mengatakan para PPK terpilih ini memiliki dua tugas dalam waktu dekat ini. Dua tugas tersebut adalah pemutahiran data pemilih dan verifikasi faktual untuk calon anggota DPD RI.
Menurutnya, ada sekitar 900 dukungan yang berasal dari kota Blitar untuk calon DPD RI, yang harus dilakukan verifikasi faktual oleh PPK Pemilu 2024 terpilih.
“Pemutakhiran data pemilih akan dilaksanakan sekitar Februari mendatang. Kalau verifikasi faktual calon DPD itu sekitar bulan Maret,” katanya Khoirul Umam Ketua KPU Kota Blitar saat ditemui usai pelantikan PPK, Rabu (4/1/2023).
Lebih lanjut Khoirul Umam menjelaskan bahwa 15 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ini akan bekerja sampai sekitar Maret 2024. Namun, menurutnya masa kerja PPK akan berlanjut hingga Pilkada pada bulan November 2024 mendatang.
“Tapi nanti karena tahapan nanti berdekatan dengan pilkada sehingga mungkin nanti ada asesmen untuk PPK di penyelenggaraan pilkada. Pilkada kan November jadi nanti sangat mungkin masa kerja PPK berlanjut sampai Pilkada sifatnya asesmen ya,” jelasnya.
Pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang juga akan menyita tenaga dari seluruh penyelenggara termasuk juga PPK. Maka dari itu KPU Kota Blitar juga meminta agar seluruh anggota PPK terpilih agar menjaga kondisi kesehatannya.
Selain itu untuk mengantisipasi kejadian adanya masalah kesehatan , KPU bersama Pemkot Blitar mewacanakan untuk mengansurasikan anggota PPK. Wacana itu muncul saat KPU Kota Blitar mendiskusikan tentang topik kesehatan PPK dengan Sekretaris Daerah Kota Blitar.

Namun rencana Asuransi kesehatan tersebut nampaknya berbenturan dengan aturan dan regulasi di KPU.
“Tetapi memang beberapa kali diskusi dengan sekda, beliau meminta PPK diasuransikan hanya regulasi di KPU tidak memungkinkan untuk diasuransikan,” imbuhnya.
Saat ini KPU Kota Blitar hanya bisa melakukan langkah preventif terkait menjaga kondisi kesehatan PPK yakni dengan menggelar Medical check up. Serta pemberian Santunan bagi PPK yang terkena musibah.
Selain itu wacana untuk penyederhanaan surat suara serta penggunaan aplikasi Sirekap KPU dalam proses perhitungan surat suara juga terus dibahas agar memperingan kinerja dari PPK dan PPS Pemilu 2024. Dari pengalaman Pemilu tahun 2019 lalu tidak ada kendala kesehatan dialami oleh PPK ataupun PPS.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
“Upaya penyederhanaan surat suara dan penggunaan Sirekap KPU juga terus didiskusikan terkait hal itu,” imbuhnya.
Setelah selesai melantik PPK, saat ini KPU Kota Blitar juga tengah melakukan rekrutmen Panitia Pemungutan Suara atau PPS. Total ada 272 pendaftar yang telah lolos seleksi administrasi untuk selanjutnya mengikuti tes CAT pada tanggal 6 Januari 2023 besok.
“Alhamdulillah kalau untuk PPS kemarin kita sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi dan sudah kita umumkan dan nanti tanggal 6 kita lakukan tes CAT,” pungkasnya. [owi/but]






