Gresik (beritajatim.com) – Jalan Kabupaten Gresik, Morowudi-Benjeng mengalami kerusakan parah. Pasalnya, jalan yang kerap kali diterjang banjir Kali Lamong itu ambles karena tak ada tembok penahan tanah.
Lokasi jalan ambles tersebut sudah dipasang garis pembatas. Tujuannya, agar tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas. Terlebih lagi, jalan kabupaten itu cukup ramai karena menghubungkan Kecamatan Cerme ke Kecamatan Benjeng.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, di titik jalan ambles itu ada pipa PDAM yang bocor. Sehingga menyebabkan tanah tergerus berlubang. Dampak dari ini bisa membuat jalan semakin ambles.
Yudhi (29) salah pengguna jalan asal Perum Pondok Permata Suci (PPS) Gresik mengatakan, amblesnya jalan Morowudi itu sejak akhir Desember 2022 lalu. Dirinya tidak mengetahui pasti penyebab jalan itu ambles. Namun lokasinya berada di bahu tepi jalan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jalan-ambles-gresik”]
Terkait dengan jalan ambles ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Gresik Eddy Pancoro menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut. Yakni dalam APBD 2023 ini.
“Kami segera ajukan lelang pada 2023 untuk melakukan perbaikan,” tuturnya, Selasa (3/01/2023).
Dalam perbaikan tahun 2023 ini nantinya jalan itu akan dibangun TPT. Sehingga jalan kabupaten itu cukup kuat menahan beban jalan.
“Nantinya dalam perbaikan kita pasang dinding penahan pada lokasi tersebut,” ungkap Eddy.
Ia menambahkan, untuk anggaran perbaikan jalan tersebut pihaknya telah menyiapkan Rp 700 juta. Ini termasuk untuk melakukan perbaikan jalan. “Ruas jalan tersebut rencana kami tangani pekerjaan lelang tahun ini 2023,” imbuhnya. (dny/ted)






