Gresik (beritajatim.com) – Perhelatan ajang bola voli profesional, atau lebih dikenal dengan proliga dalam hitungan hari segera digelar di tahun 2023. Ada 8 tim putra, dan 6 tim putri yang mengikuti ajang kasta tertinggi bola voli di tanah air.
Dari jumlah itu, tim voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia turut serta. Tim yang bermarkas di Gresik itu tidak tanggung-tanggung memasang target juara.
Tahun lalu diajang yang sama, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia melaju ke grand final. Sayang, ambisinya dipatahkan tim Bandung BJB Tanda Mata dengan skor 1-3. Kegagalan tersebut, tidak membuat tim asuhan Ayub Hidayat patah semangat. Pasalnya, diajang proliga 2023 bertekad tampil lebih baik dan berambisi menyabet juara proliga 2023.
“Tahun lalu kami bersyukur bisa tampil di final ditengah vakumnya kegiatan bola voli akibat pandemi covid-19. Kegagalan itu kami perbaiki di tahun ini dengan persiapan lebih matang. Sebab, 80 persen komposisi pemain tidak ada perubahan ditambah dua pemain asing yang kumpul lebih lama,” ujarnya di sela-sela launching tim, Jumat (30/12/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”bola-voli”]
Diajang ini Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia diperkuat dua pemain asing. Bogdana Anisova dari negara Ukraina, dan Julieta Lazcano dari Argentina. Kedua pemain itu sudah lama bergabung supaya persiapan tim lebih maksimal.
Sementara itu, pemain nasional yang juga pemain binaan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Hanny Budiarti menuturkan, persiapan tim secara individu sudah baik dibanding tahun lalu.
“Kami optimis dengan persiapan lebih lama dan matang target juara yang dibebankan oleh manajemen mudah-mudahan bisa terwujud. Latihan keras terus ditekankan untuk meminimalisir kesalahan saat bertanding,” tuturnya.
Nanda Kiswanto selaku manager tim mengatakan, tahun lalu bisa jadi merupakan final keenam bagi timnya. Selama satu tahun jajaran pelatih sudah melakukan evaluasi. Komposisi pemain tidak ada perubahan. Pasalnya, setelah mengikuti ajang Liga Voli Utama (Livoli) di Magetan, persiapan menghadapi proliga dilakukan sejak September 2022.
“Tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia komposisi pemainnya tidak banyak perubahan. Langkah pertama kami, membuat tim ini stabil dan membangun mentalitas pemain lebih tinggi saat bertanding,” pungkasnya. [dny/kun]






