Surabaya (beritajatim.com) – Alunan musik ala Marching Band berkumandang keras di penjuru Kodam V Brawijaya pada Jumat, 30 Desember 2022 pagi. Sejumlah petugas dari Polisi Militer melakukan rekayasa lalu lintas di komplek milik TNI AD tersebut sejak pukul 08.00 WIB. Masyarakat umum yang hendak melintasi jalan utama di wilayah Kodam V Brawijaya pun terpaksa mengambil jalur lain.
Raut wajah para prajurit TNI AD tampak bahagia, mereka berkumpul berbaris dengan rapi menyambut Mayjen TNI Farid Makruf yang secara resmi telah dilantik sebagai pemegang tongkat Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya yang baru menggantikan Mayjend TNI Nurcahyo, Rabu, 28 Desember 2022 di Markas Besar Angkatan Darat, Cilangkap Jakarta Timur.
Dengan menaiki mobil Rantis P6 Atav, kedua jenderal bintang dua tersebut datang ke balai prajurit Kodam V Brawijaya untuk menghadiri acara pisah sambut bagi keduanya pada Jumat, 30 Desember 2022.
Dalam acara yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut, hadir juga gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa dan Emil Dardak yang ditemani istrinya. Selain itu, tampak Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto datang bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU).
[berita-terkait number=”5″ tag=”kodam-brawijaya”]
Mayjen Farid Makruf lantas memberikan sambutan. Disamping aura tegas dan garang yang ia tunjukan, ia punya rasa humor yang membuat acara semakin meriah. “Saya Madura asli. Jadi Jawa Timur adalah wilayah kelahiran saya. Gelar saya itu MA, bukan Master of Arts, tapi Madura Asli,” ujar Farid yang lantas disambut tawa para undangan, termasuk Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Mayjen Farid memang merupakan putra asli Madura. Ia lahir pada 6 Juli 1969. Farid merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Sebelum menjadi Pangdam V Brawijaya, Mayjen Farid menjabat sebagai Wakil Inspektur Jenderal (Wairjen) TNI.
Mayjen Farid lantas melanjutkan pidatonya. Menurutnya, dia akan melanjutkan visi dan misi yang sudah ditetapkan angkatan darat. Dia ingin prajurit-prajurit Kodam V/Brawijaya memastikan akan hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat.
“Kami akan secara maksimal membantu Pemprov Jatim, Polda Jatim, dan seluruh jajaran di sini yang membangun Jawa Timur. Tentunya kami membutuhkan sinergritas dari semua pihak untuk kemajuan Jawa Timur,” tukas Farid.
Usai acara, Mayjen Farid menyempatkan diri menyapa para wartawan yang sudah menunggu statement pertamanya sebagai Pangdam V Brawijaya. Dihadapan awak media, Farid mengatakan jika dirinya akan memprioritaskan 2 program. Selain menjaga keamanan dan situasi kondusif jelang tahun politik. Ia juga akan memprioritaskan penanggulangan bencana di Jatim, terutama menjelang pergantian tahun. “Tentunya yang paling utama setelah kondusifitas keamanan adalah penanggulangan bencana alam. Sebab, nyawa masyarakat lebih penting dari apapun,” tegasnya. (ang/kun)






