Jember (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Jember bisa mempercepat kelulusan tahun depan. Syaratnya, mahasiswa bersangkutan harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5.
Berbekal IPK tersebut, seorang mahasiswa bisa mengambil mata kuliah non praktek di masa libur kuliah. “Dengan rancangan sistem perkuliahan baru ini maka seorang mahasiswa bisa lulus lebih cepat. Insyaallah sistem perkuliahan baru ini akan diaplikasikan di masa libur kuliah tahun akademik 2022/2023,” kata Rektor Iwan Taruna, sebagaimana dilansir Humas Unej, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (30/12/2022).
Selain percepatan kelulusan, Iwan menekankan, konsentrasi Unej untuk menyelesaikan proses akreditasi internasional bagi sepuluh program studi, dan pendirian program vokasi yang menjadi rumah bagi program studi vokasi, baik sarjana terapan maupun diploma 3. “Juga mendorong hilirisasi hasil penelitian dan pendirian pusat inovasi dan bisnis yang menjembatani dengan dunia industri, serta memperbanyak kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”unej”]
Tahun depan Unej akan terus menyempurnakan organisasi dan tata kelola menuju zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani. “Kami juga akan memulai pengembangan UPT Agrotechnopark di daerah Jubung sebagai etalase karya inovatif sivitas akademika serta pengembangan TV dan Radio Universitas Jember secara digital,” kata Iwan.
Iwan juga meminta setiap fakultas dan unit kerja untuk memaksimalkan laman dan media sosial untuk menyebarluaskan informasi dan membangun citra positif. Pertemuan bulanan pimpinan Universitas Jember akan digelar secara bergilir di tiap fakultas dan unit kerja.
“Pertemuan rutin bulanan ini sebelumnya sudah berjalan namun karena masa pandemi Covid-19 maka terhenti. Pertemuan rutin ini selain memupuk kebersamaan juga menjadi pelaksanaan rapat tinjauan manajemen seperti rekomendasi satuan pengawasan internal,” kata Iwan. [wir/kun]






