Magetan (beritajatim.com) – Diperkirakan naik hingga Rp 35 ribu per kilogram, harga daging ayam di Magetan justru anjlok hingga Rp 30 ribu per kilogram jelang pergantian tahun. Padahal, harga daging ayam sudah sempat naik hingga Rp 33 ribu per kilogram. Pedagang pun terpaksa obral harga daging agar tidak rugi.
Jilu, salah satu pedagang daging ayam di pasar sayur Magetan mengungkapkan bahwa anjloknya harga daging ayam terjadi sejak awal Natal hingga saat ini. Dari Rp 33 ribu turun setiap hari hingga tinggal Rp30 ribu saja.
“Pembeli sepi, biasanya 2 kwintal sehari habis ini satu kwintal saja tidak habis. Daripada tidak laku terpaksa kami obral Rp 30 ribu per kilogramnya. Misalkan ada yang nawar di bawah itu juga boleh,” katanya, Rabu (28/12/2022).
Narti, pedagang yang lain juga mengalami hal yang sama. Pada momen Natal dan Tahun Baru tahun ini meleset dari perkiraannya. Diharapkan daging ayam bisa di harga Rp 35 ribu lebih malah anjlok.
[berita-terkait number=”4″ tag=”harga-pangan”]
“Ya kalau harga daging ayam Rp 30 ribu kami hanya balik modal saja. Jika bertahan tidak diobral kami malah rugi, daging ayam kan gak bisa bertahan lama dan harus segera dijual, nanti malah busuk tambah rugi kami tidak dapat dijual lagi,” ungkap Narti.
Pedagang berharap jelang pergantian tahun agar daya beli masyarakat bisa meningkat. Sehingga, dagangan mereka bisa kembali laku seperti sedia kala. [fiq/but]






