Pasuruan (beritajatim.com) – Beberapa atlet KONI Kota Pasuruan yang meraih prestasi di ajang Porprov VII Jatim, hingga kini belum menerima bonus.
“Kali ini para atlit yang menang di Porprov VII 2022 kemarin bonusnya masih belum diberikan. Ini karena ada kendala dari pusat yang sampai saat ini masih belum diberikan kepada KONI, rencananya tahun depan,” kata Ketua KONI Kota Pasuruan, Gangsar, Rabu (21/12/2022).
Gangsar juga menjelaskan bahwa KONI Kota Pasuruan mendapatkan dana APBD Rp 2 miliar. Dana tersebut nantinya akan dibagikan kepada 32 cabor untuk pembinaan para atlit.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Kota-Pasuruan”]
Setiap cabor mempunyai dana pembinaan yang berbeda, tergantung dengan jumlah atlit yang ada. Hal ini dibedakan dengan 10 pagu, minimal dana pembinaan atlet yakni Rp 15 juta dalam satu tahun.
“Dua tahun ini sudah dipangkas sampai Rp 2 miliar selama satu tahun. Ini sudah kita bedakan dengan penempatan pagu dengan minimal cabor mendapatkan Rp 15 juta selama satu tahun,” lanjutnya.
Gangsar juga mengatakan bahwa untuk tahun depan, anggaran KONI Kota Pasuruan yang bersumber dari APBD dipastikan naik. Kenaikan ini mencapai dua kali lipat yakni sekitar Rp 4 miliar, hal ini dikatakan masih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. (ada/kun)






