Gresik (beritajatim.com) – Mengantisipasi kemacetan menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), aparat kepolisian di Gresik melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya mendirikan tujuh posko. Keberadaan posko itu untuk menganalisa serta mengevaluasi potensi kerawanan dan kepadatan arus lalu lintas.
Diantaranya, kawasan perempatan Legundi, Jalan Raya Duduksampeyan dan Jalan Raya Manyar. “Di titik tersebut akan kami bangun posko pengamanan. Pasalnya, karena rawan terjadi kemacetan,” ujar KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi, Selasa (20/12/2022).
Ia menambahkan, kemacetan disebabkan berbagai faktor. Misalnya, di wilayah Legundi disebabkan banyaknya kendaraan besar dari berbagai industri sekitar yang mendominasi jalan. Sedangkan wilayah Duduksampeyan dan Jalan Manyar dipicu pengerjaan jalan maupun tingginya mobilitas kendaraan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”libur-nataru”]
“Nantinya akan ada rekayasa lalu lintas sudah disiapkan. Termasuk menghimbau pengendara mobil kecil untuk melintas jalur alternatif yang sudah disiapkan,” imbuhnya.
Selain mengantisipasi kemacetan, tujuh pos tersebut juga sebagai pos pengamanan masyarakat yang mudik ataupun liburan. “Pos tersebut juga menyediakan sejumlah layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat saat libur Nataru. Baik untuk beristirahat saat perjalanan atau pelayanan kesehatan,” katanya.
“Kami juga memasang berbagai banner imbauan dan larangan selama Nataru. Sebagai pesan agar para pengguna jalan lebih waspada dan tertib saat berkendara memasuki wilayah Gresik,” pungkasnya. [dny/suf]






