Gresik (beritajatim.com) – Menurunnya pandemi covid-19 langsung direspon oleh kalangan milenial asal Gresik dengan membuka peluang usaha. Salah satunya kuliner kopi roti dan mie. Minuman dan makanan tersebut sering dikonsumsi masyarakat. Berangkat dari hal itulah, Rian Septrianto Maulana, salah satu milenial asal Gresik mendirikan tempat kongkow-kongkow di jantung kota dengan nama ‘Koromi’ artinya kopi roti dan mie.
Inovasi yang dilakukan Cak Rian (sapaan akrabnya) mendapatkan apresiasi dari Menterj Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno. Mantan Wagub DKI Jaya itu mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh anak muda asal Gresik.
“Yang saya tahu kopi roti dan mie adalah makanan yang sangat familiar dengan masyarakat tanah air. Semoga inovasi yang dimulai dari Gresik ini akan terus berkembang bahkan kalau bisa buka di luar negeri,” ujar Sandiaga Uno, kemarin (18/12).
Diakui Sandiaga Uno, saat ini sektor pariwisata menjadi sektor yang menyerap tenaga kerja enam kali lipat dibandingkan sektor lain. Untuk itu, melalui wisata kuliner ini bisa menjadi contoh anak muda di Indonesia. Yakni, membuka usaha yang berdampak pada terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Koromi ikut mendukung target pemerintah menyediakan 4,4 juta lapangan kerja baru hingga tahun 2024 mendatang,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”umkm”]
Sementara itu, owner Koromi Rian Septrianto Maulana menyatakan, kehadiran koromi di Gresik selain menambah referensi kuliner masyarakat juga bisa mendukung kegiatan ekonomi kreatif.
“Kami membuat brand sesimple mungkin agar bisa diingat oleh masyarakat dan harganya pun sesuai di kantong,” katanya.
Salah satu pengunjung Firman asal Perum Gresik Kota Baru (GKB) mengatakan, tempatnya sangat cocok buat kongkow-kongkow anak muda. Viewnya juga bagus karena bisa melihat suasana Kota Gresik.
“Di atas viewnya sangat bagus bisa menikmati suasana senja maupun malam hari,” tandasnya. [dny/but]






