Gresik (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik mencairkan bonus untuk atlet dan official usai berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII tahun 2022. Selain memberikan reward, induk olahraga tersebut juga memberikan awarding kepada institusi pemerintah dan perusahaan yang telah mensupport atlet Gresik.
Ketua KONI Kabupaten Gresik, dr Anis Ambiyo Putri menuturkan, di ajang Porprov VII Kabupaten Gresik menduduki peringkat ketujuh dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
“Kabupaten Gresik memperoleh 29 emas, 33 perak, dan 45 perunggu. Dari semua medali itu, cabang olahraga atau cabor senam, panjat tebing dan hoki penyumbang medali terbanyak,” tuturnya, Senin (19/12/2022).
Kabupaten Gresik mengikuti 44 cabor dengan mengirim 555 atlet dan official.
Ia menambahkan, pada Porprov Jatim 2023 nanti, Kabupaten Gresik menargetkan masuk lima besar. Untuk itu, dirinya berharap atlet yang menerima reward lebih keras lagi berlatih untuk meraih prestasi.
“Atlet yang meraih medali emas mendapat reward Rp 35 juta, perak Rp 25 juta, dan medali perunggu Rp 20 juta. Untuk atlet yang paling banyak menerima reward diperoleh Alma atlet panjat tebing sebesar Rp 130 juta. Sementara atlet drum band mendapat Rp 1 miliar,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani mengatakan, dirinya mengapresiasi atlet yang telah berlaga diajang Porprov Jatim VII 2022. Dirinya juga meminta maaf atas keterlambatan pencairan reward.
“Dibutuhkan administrasi yang tepat. Pasalnya, penganggaran reward atau bonus administrasinya harus rapi,” katanya.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyatakan pada intinya pemerintah daerah bangga dengan atlet yang berprestasi. Sebab, prestasi olahraga punya identitas kehormatan.
“Total ada Rp 7 miliar lebih yang kami berikan untuk atlet Gresik yang telah berprestasi diajang Porprov Jatim 2022,” pungkasnya. [dny/but]






