Jember (beritajatim.com) – Bupati Jember, Hendy Siswanto, akhirnya bisa tersenyum lega setelah Argentina berhasil menjuarai Piala Dunia 2022 dengan mengalahkan Prancis di final. Akhirnya, prediksinya tepat setelah beberapa kali meleset.
Dukungan Hendy untuk Argentina diungkapkan terang-terangan saat berpidato memberikan sambutan dalam acara penutupan Nonton Bareng Piala Dunia sebulan penuh di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (18/12/2022) malam.
“Hari ini hari spesial. Pertama, kita melanjutkan kegiatan satu bulan penuh nonton bareng final Piala Dunia. Yang jelas nanti yang menang Argentina. Sekalian wis. Karena yang saya harapkan menang, Spanyol, pulang kampung duluan, De’rema Spanyol (bagaimana Spanyol),” kata Hendy, diselingi Bahasa Madura dan disambut tepuk tangan ribuan warga yang menyaksikan.
“Mudah-mudahan acara ini berkah untuk kita semua, dan kita ketemu di alun-alun ini pada 2026 dengan Piala Dunia di Amerika Serikat. Kita nonton bareng di alun-alun Jember ini, Insya Allah. Mudah-mudahan Anda semua sehat wal afiat. Panjang umur semuanya,” kata Hendy.
Hendy ikut tegang menyaksikan pertandingan final tersebut. Setelah babak pertama usai dengan keunggulan Argentina 2-0, ia memperkirakan bakal ada satu gol lagi dicetak pemain Argentina. “Prancis juga menambah satu gol. Peluang itu cukup ada,” katanya.
Sebelumnya, saat diwawancarai Beritajatim.com sebelum pertandingan, Hendy memperkirakan pertandingan final akan berjalan seru. “Kalau melihat Prancis dan Argentina, masih berimbang. Pola permainannya sama. Ofensif. Tapi Argentina masih lebih punya potensi untuk menang. Memang dua-duanya punya pemain kelas dunia, dan sama-sama mengeluarkan pemain-pemain muda,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”piala-dunia-2022″]
“Saya sebenarnya dua-duanya tidak menjagokan. Jago saya Spanyol sudah pulang kampung duluan. Portugal juga pulang kampung. Jadi jagoan saya pulang kampung semua,” kata Hendy, tertawa.
Beberapa kali prediksi Hendy meleset. Saat pertandingan Brasil melawan Kroasia di perempat final, ia menjagokan Brasil. Namun ternyata Brasil tumbang. Saat Spanyol melawan Maroko di Babak 16 Besar, ia menjagokan El Matador. Lagi-lagi tebakannya meleset.
Di semi final, Hendy menjagokan Maroko yang telah menumbangkan dua jagoannya, Spanyol dan Portugal. Namun, ternyata Maroko digulung Prancis 0-2.
Begitu juga saat perebutan tempat ketiga. Ia yakin Maroko bakal mengalahkan Kroasia. Hasilnya, sebaliknya.
Bagaimana perasaan Hendy setelah prediksinya akhirnya tepat? “Senang karena saya sudah menyatakan di depan rakyat Jember,” katanya tertawa. [wir/beq]






