Jember (beritajatim.com) – Setelah dua tahun tak diselenggarakan karena pandemi Covid-19, gerak jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 30 Kilometer di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diselenggarakan kembali, Sabtu (17/12/2022).
Kurang lebih 20 ribu orang akan ikut serta dalam kegiatan ini. “Saya ingatkan kepada saudara-saudara saya yang beragama Islam, jangan lupa salat. Jangan pernah meninggalkan salat,” kata Bupati Hendy Siswanto.
Hendy mengatakan, ada banyak masjid di tepi jalan dari garis mula di alun-alun Kecamatan Tanggul hingga garis akhir di alun-alun Kabupaten Jember. “Setiap satu dua kilometer terdapat masjid dan musala. Silakan berhenti di sana untuk melakukan salat duhur, asar, magrib, dan isya. Ayo kita salat sama-sama. Jangan pernah meninggalkan itu, kewajiban buat umat Islam,” katanya.
Tajemtra kali ini berhadiah Rp 200 juta. Hendy mengatakan, juri akan bertindak profesional. “Tidak akan mengganggu jadwal salat. Meski ikut Tajemtra, salat wajib buat kita umat Islam,” kata Hendy.
Tahun-tahun sebelumnya Tajemtra biasa dilaksanakan pada Agustus bertepatan dengan suasana Hari Kemerdekaan. Namun kali ini pemerintah daerah menggesernya pada Desember 2022 untuk memperingati hari jadi ke-94 Kabupaten Jember. “Setiap akhir tahun pada tahun-tahun mendatang gerak jalan ini harus kita laksanakan,” kata Hendy.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tajemtra”]
Menurut Hendy, Tajemtra kali ini sangat penting untuk mendongkrak perekonomian masyarakat setelah pandemi melandai. “Ada multiplier effect pada kegiatan ini: wisata dan UMKM. Ada ribuan usaha mikro kecil menengah dari alun-alun Tanggul sampai alun-alun kota Jember yang berjualan. Mari kita saling membeli produk-produk lokal. Insya Allah ini untuk perputaran ekonomi, daya beli kita bisa terjaga dengan baik,” katanya.
Para peserta yang tiba di alun-alun Kabupaten Jember akan dihibur dengan siaran langsung perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2022 antara Maroko melawan kroasia. “Nanti di alun-alun juga banyak UMKM,” kata Hendy. [wir/ted]






