Mojokerto (beritajatim.com) – Rumah milik Akhiyat (52) warga Lingkungan Ngaglik, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Rabu (14/12/2022) mendadak ambruk. Bangunan rumah yang berada di bantaran Kali Sadar itu menimpa penghuni rumah.
Akibatnya, korban dilarikan ke rumah sakit akibat tertimpa atap yang ambruk. Saat terjadi insiden sekira pukul 10.00 WIB tersebut, korban sedang berada di kamar mandi. Lalu tiba-tiba rumah ambruk dan rangka rumah berbahan bambu ikut runtuh.
Akibatnya, korban yang sudah lanjut usia (lansia) dan menderita stroke tersebut tertimpa atap. Korban terluka di bagian kepala dan lengan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Gatoel, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Rumah berukuran 5×9 meter tersebut selama ini ditinggali korban bersama anak dan cucunya. Saat kejadian, anak korban sudah berangkat kerja dan cucu korban sedang sekolah sehingga korban hanya seorang diri di dalam rumah.
“Tiba-tiba ambruk, orangnya sedang mandi. Yang ambruk bagian atas dan rumah belakang. Dapur. Saat kejadian hanya ada satu orang, bambu yang sudah lapuk. Ada tapi luka ringan, luka gores di kepala dan bahu,” kata tetangga korban, Rahmat Hidayat (45).
[berita-terkait number=”3″ tag=”rumah-ambruk”]
Korban sempat tertimbun reruntuhan atap rumah sehingga mengalami luka gores pada bagian kepala, bahu dan punggung. Melihat rumah korban yang ambruk, ia kemudian menolong korban yang tertimbun runtuhan.
“Saat mandi terus tiba-tiba rumah ambruk, saya tidak bisa jalan ditolong tetangga. Diangkat dan diseret. Tiba-tiba ambruk, sempat tertimpa. Kena punggung, tidak tahu tertimpa apa. Mungkin (tertimpa atap),” ungkap korban, Akhiyat (59).
Ia mengaku tidak sempat menghindar karena tidak ada tanda-tanda dan tiba-tiba ambruk. Akhiyat menjelaskan, jika rumahnya hendak direhab namun menunggu kondisinya membaik. “Tapi belum sempat dibenahi, ambruk duluan. Mungkin (kropos). Saya di rumah sendiri, biasanya tiga orang. Anak saya kerja, cucu sekolah jadi saya di rumah sendiri,” jelasnya. [tin/suf]






