Pasuruan (beritajatim.com) – Guna atasi sampah yang sangat banyak, PT Amerta Indah Otsuka turut mendukung program Satu Desa Satu Bank Sampah (SDSBS) Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Caranya dengan memfasilitasi pendirian maupun operasional bank sampah.
Bank sampah yang dibuat kali ini merupakan program Otsuka Eco Village yang diresmikan di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Hal ini guna mengurangi sampah di Pasuruan yang mencapai 200 ton setiap bulannya sekaligus menyadarkan masyarakat agar mau mengubah kebiasaan.
“Ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan fasilitas bank sampah kepada masyarakat, khususnya di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Fasilitas ini di namai Bank Sampah Gempar, yang artinya Kelompok Swadaya Masyarakat Gerakan Membangun Pacarkeling,” kata Corporate Communication Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo, Selasa (13/12/22).
Saat ini sudah ada sekitar 268 orang yang mendaftar menjadi agen bank sampah. Ditargetkan nantinya akan ada 800 orang yang menjadi agen bank sampah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pasuruan”]
Dalam peresmian bank sampah ini juga dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, Abdul Mujib Imron. Dalam sambutannya, Gus Mujib sapaan akrabnya mengatakan bahwa dengan bank sampah ini sangat mendukung program pemerintahan.
Program Satu Desa Satu Bank Sampah (SDSBS) ini masih diangka 216 desa yang telah menerapkannya. Dalam pelaksanaan programnya Pemkab terkendala dengan Covid-19.
“Kendalanya ya karna dua tahun sudah kena Covid-19 sehingga tidak fokus di sana. Tapi program ini sangat bagus dan diharap perusahaan lainnya bisa meniru,” kata Gus Mujib. [ada/beq]






