Surabaya (beritajatim.com) – Tim Jatanras Direktorak Kriminal Umum Polda Jatim melakukan penyelidikan dalam aksi perampokan yang terjadi di rumah dinas Wali Kota Blitar Snatoso dan juga istrinya, Senin (12/12/2002)i pukul 03.00 wib. Polda Jatim langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan juga Laboratorium Forensik. Tujuannya untuk membantu Polres Blitar mengungkap aksi perampokan tersebut.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, pihaknya juga menyelidiki adanya keterlibatan orang dalam kasus ini.
“Terkait dengan kejadian pencurian dengan kekerasan di rumah dinas Wali Kota Blitar di jalan Supriyadi, Blitar. Polda Jatim telah menurunkan beberapa tim untuk membantu pengungkapan kasus ini. Di antara tim Jatanras dan kemudian Labfor juga kita libatkan untuk membantu supaya kejahatan ini segera terungkap,“ ujar Dirmanto.
Dirmanto menambahkan beberapa orang tersangka menggunakan mobil Inova warna hitam dengan menggunakan plat mobil palsu.
“Jadi informasi yang kami terima dari Polres Blitar ini, bahwa tersangka ini beberapa orang yang jelas lebih dari 1 orang menggunakan Inova warna hitam, dengan menggunakan plat merah, dan kemungkinan ini juga palsu,“ tambah Dirmanto
Kejadian ini bermula dini hari tadi sekitar ukul 03.00, perampok ini memasuki rumah dinas Wali Kota Blitar dan menuju penjagaan rumah dinas dan langsung menyekap penjaga. Dan langsung menuju ke dalam rumah Wali Kota dan masuk ke ruangann Wali Kota serta istrinya dan langsung menyekap dan mengambil uang tuai Rp 400 juta serta telepon seluler, perhiasan, dan juga jam tangan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wali-kota-blitar-dirampok”]
“Kronologianya sekitar pukul 03.00 WIB ada beberapa orang yang meluncur ke penjagaan rumah dinas Wali Kota, di situ menyekap, dan langsung masuk ke dalam dan juga masuk ke ruangnan atau kamarnya Wali Kota dan di situlah terjadi penyekapan, dan mengambil beberapa barga yang ada di situ seperti HP, beberapa perhiasan, jam tangan dan uang tunai sebesar Rp 400 juta,” tambah Dirmanto.
Dirmanto menegaskan saat ini tim masih melakukan penyidikan,dan juga apakah adanya dugaan keterlibatan orang dalam dan juga perampokan menggunakan senjata api dalam aksi perampokan ini.
“Masih didalami ya semuanya. Nanti kita tunggu saja mudah-mudahan segera terungkap. Dan nanti akan kita sampaikan perkembangannya, karena saat ini tim sudah melakukan olah TKP,” tambahnya. [uci/but]






