Lamongan (beritajatim.com) – Jika menyebut kata Pecel Lele, maka yang terbesit dalam fikiran kita adalah Lamongan. Sehingga Lamongan berkomitmen untuk terus memperkuat branding tersebut.
Penguatan branding itu dilakukan melalui Festival 1001 Pecel Lele Sekarmadu (gabungan Sekaran dan Maduran), yang dilaksanakan pada Sabtu (10/12/2022) kemarin, di Lapangan Desa Sekaran Lamongan.
Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, festival ini digelar sebagai rangkaian dari peringatan HUT ke-51 Korpri. Ia juga menegaskan bahwa festival ini adalah sebagai wujud dari penguatan branding Lamongan kepada duta-duta kuliner yang ada di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
“Semua orang harus mengatakan bahwa pecel lele ini adalah Lamongan. Kemarin saya bertemu dengan Pak Ganjar di Surabaya waktu Hari Anti Korupsi, saat berkunjung ke stand beliau bukan menyebut Lamongan, tapi langsung memperkenalkan ‘saya ini adalah pecinta berat pecel lele Lamongan’. Luar biasa, artinya apa? Branding bahwa pecel lele ini adalah Lamongan harus terus ditegaskan, harus terus diteguhkan,” ujarnya, Minggu (11/12/2022).
Orang nomor satu di Lamongan ini menambahkan, di luar sana tidak sedikit Sari Laut yang memakai branding Lamongan. Namun, tentunya akan memiliki cita rasa dan cara memasak yang berbeda, karena bukan asli masakan orang Lamongan.
Oleh karenanya, Bupati Yuhronur mengajak kepada seluruh masyarakat agar terus mempertegas dan meningkatkan kuliner Lamongan, sehingga hal ini akan menjadi sesuatu yang benar-benar melekat dengan nama Lamongan.
“Ayo terus ditegaskan, kualitas terus ditingkatkan, dan memang kuliner Lamongan ini harus menjadi sesuatu yang melekat dengan nama Lamongan. Selamat kepada semuanya, mudah-mudahan dengan acara festival kuliner Lamongan ini, semakin menegaskan bahwa Lamongan adalah gudangnya kuliner di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pecel-lele”]
Sementara itu, Mashuda selaku perwakilan panitia penyelenggara acara, yang sekaligus mewakili para insan perantau di wilayah Sekaran dan Maduran mengungkapkan rasa terimakasihnya atas terselenggaranya acara Festival 1001 Pecel Lele Sekarmadu.
Lebih lanjut, Mashuda berkata, meski bernamakan 1001 pecel lele, namun pada kesempatan tersebut disediakan sekitar 1300-an cobek pecel lele sebagai bentuk pemberian layanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sekaran dan Maduran.
Sebagai informasi, dalam festival ini juga dilakukan penyerahan bantuan langsung tunai kepada PKL dan piagam penghargaan kepada perantau yang ada di Sekaran dan Maduran oleh Bupati Lamongan. Hal ini sebagai apresiasi atas partisipasi dan peran aktif yang dilakukan dalam pembangunan desa.[riq/ted]






