Lumajang (beritajatim.com) – Hujan deras Senin (5/12/2022) siang yang mengguyur kawasan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, memaksa puluhan warga yang tinggal di zona rawan bencana Semeru di Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, pasrah ketika mereka dievakuasi.
Dibawa menggunakan kendaraan evakuasi tim relawan bencana, warga yang tinggal di Dusun Umbulan diminta segera meninggalkan rumah mereka. Pasalnya, hujan deras yang mengguyur puncak Semeru, menggelontorkan abu dan batu.
Curahkobokan di kawasan Dusun Umbulan yang menjadi jalur lahar pun dikhawatirkan meluap. “Takut mas, hujanya deras. Air mulai meluap, banjir tadi,” ungkap Ida (32), warga Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”erupsi-semeru”]
Sambil menggendong anak balitanya yang tertidur pulas, Ida harus menerjang guyuran hujan deras. Ida pun dievakuasi tim relawan dan dibawa menggunakan mobil rescue.
“Takut kalau banjir menerjang rumah saya. Ada 18 KK yang masih ada disekitar rumah saya. Semua dievakuasi menuju tempat pengungsian,” tutur Ida.
Sementara Seketaris Camat Pronojiwo, Muhammad Ayun menambahkan, evakuasi warga yang tinggal di kawasan zona rawan karena cuaca hujan deras mengguyur kawasan puncak Semeru.
“Ada 6 mobil tim relawan yang melakukan evaluasi hari ini. Warga kita evaluasi dari rumah yang masuk zona rawan,” ujarnya. (yog/kun)






