Malang (beritajatim.com) – Ratusan warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, mulai mengungsi di sejumlah titik. Pantauan beritajatim.com, Minggu (4/12/2022) malam, ratusan warga mulai mengungsi di SDN 4 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.
Mayoritas pengungsi terdiri dari anak-anak, balita, orang tua dan perempuan. Sementara pria dewasa, memilih bertahan di rumah mereka. Sembari berjaga, pria dewasa di tempat ini juga mengawasi pemukiman mereka pasca Semeru Erupsi.
Munawaroh (32), salah satu pengungsi di SDN 4 Supiturang menuturkan, ia bersama keluarga mengungsi dan tidur di ruang kelas sekolah. “Mulai mengungsi pukul enam tadi. Bersama keluarga, malam ini kita tidur di ruang kelas sekolah dulu,” ungkap Munawaroh.
[berita-terkait number=”2″ tag=”erupsi-gunung-semeru”]
Kata dia, ia mengetahui Semeru Erupsi dari CCTV Pos Pemantau Semeru. “Tahu Semeru Erupsi dari CCTV tadi pagi. Kita lari menyelamatkan diri. Kalau rumah masih aman kondisinya, tapi takut ada erupsi lagi,” ucap Munawaroh.
Sementara itu, Boiman selaku Ketua Desa Siaga Supiturang yang mendata pengungsi, hingga pukul 19.30 wib malam ini, terdapat 127 pengungsi. Jumlah itu masih sementara. “Jumlah pengungsi yang sudah ada di SDN 4 Supiturang malam ini 127 orang. Pengungsi sementara ini butuh selimut dan alas tidur,” tegasnya. [yog/suf]






