Surabaya (beritajatim.com) – Orang tua dan anak biasanya secara alami memiliki hubungan yang dekat satu sama lain. Namun terkadang banyak hal yang terjadi di kehidupan sehari-hari yang justru membuat hubungan keduanya semakin menjauh satu sama lain.
Tim Dupell dari Family Help & Wellness percaya pada pentingnya orang tua membentuk hubungan seumur hidup dengan anak-anak. Menciptakan hubungan ikatan dengan anak membutuhkan waktu, usaha, dan komitmen.
Orang tua harus memprioritaskan menjadi bagian dari kehidupan anak. Caranya dengan mengembangkan kepercayaan jangka panjang dengan bersikap baik dan pengertian, karena ini akan membangun pondasi yang lebih kuat untuk hubungan kedepannya. Penting juga untuk bersikap jujur dan hormat saat memimpin rumah tangga dengan memberi contoh yang baik.
Cara membangun hubungan seumur hidup dengan anak
1. Menghormati
Dalam setiap hubungan yang sehat, ada nilai dalam rasa hormat. Rasa hormat berarti saling menghormati dan memahami karakter masing-masing. Kepercayaan berarti saling mempercayai keputusan satu sama lain, dapat mengandalkan integritas satu sama lain, dan jujur satu sama lain.
Jika semua itu hadir dalam hubungan orang tua dan anak, maka ikatan yang coba dibangun akan bertahan seumur hidup.
Tim Dupell menjelaskan bahwa hubungan tidak statis; maksudnya bisa berubah. Cara berpikir mengenai anak memengaruhi perilaku orang tua. Sedangkan perubahan terkecil dalam hidup dapat memengaruhi cara anak melihat orang tua dan dunia.
Untuk menjaga hubungan yang sehat, menghabiskan waktu berkualitas satu sama lain adalah suatu keharusan. Menghabiskan waktu untuk kegiatan dan membangun hubungan itu penting, tetapi membangun hubungan dengan seseorang di mana mereka merasa cukup aman untuk mulai berbicara tentang apa yang terjadi adalah yang terpenting.
Orang tua didorong untuk menemukan kegiatan yang mereka berdua nikmati bersama. Ini bisa sesederhana bersepeda, berolahraga di luar ruangan, atau melakukan perjalanan. Kegiatan ini dapat memberikan kesempatan untuk berbicara dan berbagi pemikiran. Dengan meluangkan waktu untuk berhubungan kembali, orang tua dapat memperkuat hubungan dan meningkatkan kepercayaan diri anak.
2. Komitmen
Mengembangkan hubungan erat membutuhkan komitmen dan kerja keras. Waktu berkualitas bersama anak memperkuat komunikasi dan membangun kepercayaan.
Inilah sebabnya mengapa Tim Dupell menyarankan agar orang tua menjadikannya sebagai prioritas. Nikmati waktu bersama, dan pastikan anak merasa dihargai. Imbalan dari hubungan yang sehat sepadan dengan semua kerja keras.
3. Kompromi
Kompromi itu penting, tetapi harus saling menguntungkan. Jika salah satu tidak mau berkompromi, hubungan bisa memburuk. Keengganan untuk berkompromi juga dapat menyebabkan hal negatif, bahkan mengarah pada pertengkaran. Hubungan yang sehat harus memungkinkan satu sama lain untuk tumbuh sebagai individu.
Hubungan yang sehat menciptakan rasa memiliki tujuan. Berbagi tujuan bersama dapat mendorong perilaku yang sehat. Anak-anak dalam hubungan yang sehat dengan orang tua mereka lebih bahagia dan cenderung tidak memiliki masalah dengan lingkungannya.
Mereka yang berada dalam hubungan yang sehat dan bahagia lebih cenderung mengungkapkan perasaan mereka secara terbuka dan jujur. Ketika komunikasi sulit, itu dapat menyebabkan kesalahpahaman dan frustrasi.
4. Tim Dupell
Tim Dupell adalah seseorang Mental Health Advocate yang sangat dihormati dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidangnya. Dia telah bekerja dengan keluarga dan individu untuk membantu mereka menemukan kedamaian dan kebahagiaan. Mr Dupell juga seorang pembicara, presenter, penulis, dan konsultan.
Dia berusaha untuk “membantu orang membentuk hubungan seumur hidup berdasarkan rasa hormat, martabat, dan penghargaan”. Dia memiliki visi untuk menciptakan dunia yang lebih baik dengan membantu orang lain menemukan harga diri mereka yang sebenarnya. Tim percaya butuh waktu bagi orang untuk sembuh dari trauma atau pelecehan, tetapi itu bisa dilakukan dengan kerja keras dan dedikasi. (Kai/ian)






