Surabaya (beritajatim.com) – Pecinta anime pasti sudah tak asing lagi dengan film Kimi no Na Wa atau disebut juga dengan ‘Your Name’. Kabar baiknya, film yang sukses meraih predikat film anime berpenghasilan tertinggi di dunia ini akan hadir dengan versi live action-nya.
Sejauh ini, proses remake live action ‘Your Name’ masih dalam tahap pengembangan dan penulisan ulang. Carlos Lopez Estrada yang terkenal lewat ‘Raya and the Last Dragon’ pun didapuk sebagai sutradara. Nama Estrada telah didaftarkan oleh Paramount, Bad Robot, dan Toho.
Dikabarkan hingga saat ini Estrada masih fokus menulis naskah, sebelumnya naskah tersebut ditulis oleh penulis skenario nominasi Academy Award, Eric Heisserer yang telah sukses dengan karyanya di ‘Bird Box’.
J.J Abrams dari Bad Robot akan memproduseri film ini, bersama dengan Hannah Minghella dan Jon Cohen, serta tak ketinggalan Genki Kawamura sang produser dari versi aslinya. Sedangkan Toho akan berperan sebagai distribusi film di Jepang, dan Paramount yang akan merilis gambar tersebut di AS dan kancah internasional lainnya.
Versi asli ‘Kimi no Na Wa’ sendiri disutradarai oleh Makoto Shinkai, rilis di tahun 2016 dan telah dianggap sebagai kisah klasik modern di seluruh dunia. Selain jalan cerita yang luar biasa, film ini juga menyajikan animasi yang mampu membuat penonton berdecak kagum. Memperlihatkan keindahan Jepang meski hanya melalui sebuah “kartun”.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
Dengan durasi hampir 2 jam, ‘Your Name’ bercerita tentang romansa dua remaja di Jepang. Seorang perempuan bernama Mitsuha Miyamizu dan seorang laki – laki bernama Taki Tachibana.
Anehnya, meski tak pernah bertemu dan tak saling mengenal sebelumnya, mereka tiba – tiba saja mulai bertukar tubuh. Awalnya mereka mengira hal tersebut hanya mimpi, namun tak butuh waktu lama hingga mereka sadar bahwa jiwa mereka benar – benar telah bertukar.
Mitsuha yang berasal dari pedesaan merasa kegirangan menjalani kehidupan Taki yang modern di Tokyo. Begitu pula sebaliknya, Taki belajar banyak dari kehidupan tradisional yang dimiliki Mitsuha.
Rupanya, kondisi yang dialami keduanya ini berkaitan dengan bencana alam ledakan meteor di salah satu wilayah Jepang, yang mana merupakan desa asal Mitsuha. Semakin mereka mencari tentang satu sama lain, semakin mereka terkejut dengan kenyataan bahwa mereka berasal dari semesta yang berbeda.
Film ini benar – benar menguras emosi para penontonnya, sehingga tak heran jika ‘Kimi no Na Wa’ meraup lebih dari 230 juta dolar Amerika atau senilai Rp3,5 triliun di negara itu saja, belum lagi di negara – negara lainnya.
Kesuksesan ini tentunya membuat ekspektasi penonton sangat besar terhadap versi live action. Mereka berharap remake yang akan segera digarap itu tidak memiliki banyak perubahan, dan bisa menampilkan ciri khas yang sudah diberikan oleh versi 2D-nya.
Masih belum diketahui daftar para pemain hingga jadwal rilis yang pasti, sepertinya kita harus bersabar menanti sedikit lebih lama lagi. Agar hasil yang diberikan pun tidak mengecewakan. (mnd/nap)






