Pasuruan (beritajatim.com) – Pemkab Pasuruan terus melakukan perataan akses air bersih di seluruh kecamatan. Dari 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, baru 17 kecamatan dengan kebutuhan air bersih yang bisa dicukupi oleh PDAM.
Sementara pemenuhan akses akan air bersih dari PDAM untuk kecamatan lain masih mengalami kendala. Seperti lokasi yang terlalu jauh dari jangkauan ataupun wilayah dengan sumber air di lingkungannya sudah mencukupi.
“Kendalanya ya jauhnya daerah yang dijangkau oleh kita, seperti diwilayah pelosok desa. Lalu ada juga wilayah yang di sekitar lingkungannya sudah tercukupi air bersih dan langsung bisa diambil,” kata Dirut PDAM Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan, Za’ari, Selasa (8/11/2022).
Za’ari juga mengatakan, pihaknya terus berkolaborasi di daerah lain untuk pemenuhan akses air bersih. Seperti halnya Malang dan Surabaya, kedua daerah ini dipilih untuk menambah pasokan air bersih.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Pasuruan”]
Perusahaan air bersih ini juga terus mengepakkan sayapnya guna menambah pelanggan baru. Untuk 2022 ini saja, PDAM menargetkan 6.000 pelanggan baru.
“Saat ini pelanggan barunya masih berkisar 4.000 orang dan untuk tahun 2022 nanti akan kami targetkan 6.000 pelanhgan baru. Kami juga kerjasama di daerah tetangga,” imbuhnya.
Za’ari menerangkan, saat ini sebanyak 87 persen warga Kabupaten Pasuruan telah menikmati akses air bersih. Pihanya akan terus melakukan perbaikan pelayanan hingga 100 persen. [ada/beq]






