Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh rumah petak semi permanen di Jalan Kedondong Kidul II, ludes terbakar pada Sabtu, (5/11/2022) dini hari. Informasi yang dihimpun, Api diduga berasal dari kompor salah satu warga. Akibat kejadian itu, 13 warga harus mengungsi ke tempat lain lantaran tempat tinggalnya ludes.
Kepala Dinas Pemadam Kebaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Dedik Irianto mengatakan, informasi kebakaran tersebut dilaporkan salah satu warga, sekitar pukul 01.30 WIB. “Unit Tempur Pos Grudo tiba di TKP empat menit kemudian, terus langsung melakukan pemadaman,” kata Dedik, ketika dikonfirmasi.
Karena masih kurang, Dedik pun menambah kembali memberangkatkan 15 mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Selain itu, dua kendaraan tangki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga dikerahkan untuk mempermudah pasokan air. “Api pokok berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 02.10 WIB, dan situasi baru dinyatakan kondusif pukul 03.45 WIB,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran”]
Berdasarkan laporan, kebakaran tersebut dilaporkan telah menghanguskan tujuh rumah kontrakan. Di sisi lain, atas terjadinya peristiwa itu 13 kepala keluarga terpaksa harus mengungsi. “Tidak ada korban meninggal, tapi satu orang luka parut di perut, dan satu orang mengalami luka bakar derajat dua pada siku. Mereka membantu pemadaman di lokasi,” ujar dia.
Dedik mengungkapkan, untuk sementara api diduga berasal dari kompor yang terbakar di salah satu kontrakan. Kemudian, api tersebut membesar dan menyambar bangunan yang ada di sekitarnya. “Bangunan yang terbakar semi permanen dengan atap yang menjadi satu dan tersekat-sekat menjadi tujuh petak rumah,” tutupnya. (ang/kun)






