Balikpapan (beritajatim.com) – Desa Kersik meraih Penghargaan Sertifikat Progam Kampung Iklim (Proklim) Utama Tahun 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Desa yang merupakan desa binaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) terletak di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Wilayah tersebut merupakan wilayah Ring 1 operasi hulu migas PHKT, khususnya Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU). Sementara, Proklim merupakan ajang penilaian berskala nasional yang diadakan oleh KLHK dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan dalam melakukan penguatan kapasitas terkait kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Kartanegara yang diwakili oleh Rustam Effendi, alasan Desa Kersik memperoleh penghargaan karena melakukan berbagai macam kegiatan yang berkaitan erat dengan Proklim yang didukung oleh Program CSR PHKT.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pertamina”]
Dia mencontohkan, di Desa Kersik kegiatan yang sudah berjalan diantaranya pemasangan Geobag PEGAR, pengadaan apartemen ikan, penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, pengolahan sampah organik menjadi pupuk dan pestisida orhganik, pembuatan kerajinan bernilai ekonomis, seperti pembuatan kerajinan dari sabut kelapa dan kerajinan dari sampah plastik, pengadaan tadah hujan, penanaman sayuran organik, pembentukan kelompok relawan tanggap bencana, dan lain-lain.
“Hal ini menunjuknya adanya peran aktif, kepedulian, kolaborasi serta kerjasama yang baik antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat desa,” kata Rustam.
Sementara itu, Head of Communication Relations & CID Zona 10 Dharma Saputra turut bergembira atas pencapaian dan penghargaan yang diterima oleh Desa Kersik. Dia menyebut, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi antara PHKT, pemerintah desa, pemerintah kabupaten, khusunya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurutnya, Desa Kersik mengalami akselerasi dari apresiasi kategori Pratama sebelumnya, tidak melalui Madya, namun langsung mendapatkan penghargaan Proklim Kategori Utama.
“Penghargaan sebagai Desa Proklim Utama dapat meningkatkan semangat masyarakat di Desa Kersik untuk terus melaksanakan beragam kegiatan positif dari pelatihan-pelatihan yang telah diberikan oleh PHKT sehingga akan tercipta keberlanjutan. Selain itu, apresiasi ini dapat mengangkat nama baik dan reputasi positif bagi Pemerintah Kabupaten, Pemerintah desa, Perusahaan maupun masyarakat Desa Kersik,” ujar Dharma.
Kepala Desa Kersik Jumadi menyampaikan, partisipasi dalam kegiatan Proklim ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah terhadap lingkungan serta dukungan terhadap keberlanjutan hidup, terutama dalam menjamin kebutuhan pangan. Sehingga, Proklim tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, namun juga merupakan kepentingan bersama.
“Pencapaian Desa Kersik dalam kegiatan Proklim diharapkan mampu memicu desa-desa lain dalam ikut serta melakukan adaptasi dan mitigasi lingkungan, sehingga mampu mengurangi dampak akibat perubahan iklim,” ujar Jumadi. (hen/kun)






