Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Indonesia berniat merenovasi total kondisi Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang. Tim Kementerian PUPR sudah mulai melakukan pengukuran sejak Kamis (27/10/22) kemarin.
Pasca Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/22) lalu, Pemerintah berencana merenovasi Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Menurut Presiden Joko Widodo saat itu, Stadion Kanjuruhan yang ada di Ibu Kota Kabupaten Malang, Kota Kepanjen ini, nantinya akan dirobohkan total. Kemudian dibangun kembali sesuai standar federasi sepakbola internasional atau FIFA.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Tragedi-Kanjuruhan”]
Terlihat beberapa pekerja dari Kementerian PUPR nampak mengukur luas Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Pekerja mengukur bagian dalam Stadion dengan alat ukur tembak laser.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang Nurcahyo dikonfirmasi, mengatakan bahwa tim pengukuran tersebut langsung dari Kementerian PUPR. “Pengukurannya mulai kapan saya tidak tahu. Termasuk kapan nanti mulai dibangun, juga tidak tahu. Karena secara teknis renovasi Stadion Kanjuruhan langsung dari Kementerian PUPR,” kata Nurcahyo, Jumat (28/10/2022).
Nurcahyo menegaskan, bahwa rencana renovasi bangunan Stadion Kanjuruhan Kepanjen langsung dari Pemerintah Pusat. Setelah terjadinya Tragedi Kanjuruhan, Kementerian PUPR diminta untuk merenovasi sesuai standar FIFA. “Saat ini kami sifatnya hanya menunggu. Gambaran bangunannya nanti seperti apa kami juga tidak tahu,” paparnya. (yog/kun)






