Jakarta (beritajatim.com) – Ketua DPC PDI Perjuangan Solo FX Hadi Rudyatmo mendapat sanksi keras dan terakhir dari DPP PDI Perjuangan. Sanksi menyusul karena FX Rudy secara terbuka menyebut dukungan pada Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024.
Rudy pun menerima sanksi tersebut. Dia mengaku, ke depannya akan lebih fokus pada tugas pemenangan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden seusai dengan apa yang diputuskan oleh ibu ketum yang diberi mandat oleh kongres partai.
“Pada prinsipnya saya sebagai kader senior partai mempunyai prinsip sikap dan komitmen terhadap ketum PDI Perjuangan ibu Prof. Hj.Megawati Soekarnoputri, sehingga dengan sanksi yang diberikan kepada saya, sanksi keras dan terakhir itu pun saya terima dengan penuh tanggung jawab,” tegas mantan Walikota Solo itu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ganjar-pranowo”]
Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan DPP PDIP, Komaruddin Watubun menjelaskan sanksi yang diberikan terhadap FX Rudy cukup keras karena Rudyatmo adalah kader senior partai, yang seharusnya sudah memahami tentang kultur kedisiplinan di partai.
“Karena pak Rudy ini adalah kader senior, maka tentu sanksi juga harus lebih berat. Karena itu kita jatuhkan sanksi peringatan keras dan terakhir pada saudara FX Rudyatmo. Saya serahkan ini untuk dilaksanakan,” kata Komaruddin. [hen/but]






