Surabaya (beritajatim.com) – Tiga pemuda Gresik mengaku kehilangan sepeda motornya di Jalan Karangpoh Indah, pada Senin (24/10/2022) kemarin, usai tidur di teras toko lantaran mabuk dan tidak bisa melanjutkan perjalanan pulang.
Sekertaris BPBD Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, peristiwa itu berawal ketika tiga remaja yang tinggal di Jalan Cerme Kidul, Gresik, yakni Prasetyo, Dandi dan Eko minum di sebuah cafe di Surabaya.
Ketiganya, kata Ridwan, berangkat ke cafe tersebut dengan berboncengan dengan satu sepeda motor matic. Mereka pun kemudian pulang dari tempat itu sekitar pukul 04.00 WIB. “Sepulang dari cafe sekitar jam 04.00 pagi perjalanan pulang ke Cerme, menggunakan kendaraan sepeda motor Scoopy berboncengan tiga,” kata Ridwan, ketika dikonfirmasi, Selasa (25/10/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”curanmor”]
Akan tetapi, ketiganya memutuskan untuk berhenti dan beristirahat di sekitar Jalan Karangpoh. Mereka takut berkendara lebih jauh lagi lantaran sudah merasakan mabuk berat. “Tidak kuat menahan mabuk yang pada akhirnya memutuskan untuk istirahat menepi di warung yang tutup di sekitaran Jalan Karangpoh,” jelasnya.
Ridwan mengungkapkan, ketiganya baru tersadar sepeda motor yang dibawa telah dibawa orang ketika dibangunkan oleh warga. Mereka akhirnya melaporkan kehilangan itu ke Polsek Tandes. “Korban dihampiri tiga orang tidak dikenal dan tidak menyadari jika kendaraannya diambil oleh orang yang tidak dikenal,” ujar dia.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tandes, AKP Didik Sulistyo membenarkan kabar tersebut. Saat ini, pihaknya pun tengah melakukan penyelidikan guna menemukan pelaku. “Betul, kita terima laporan pencurian kendaraan sepeda motor,” kata Didik. (ang/kun)






