Ngawi (beritajatim.com) – Tiga lansia yang jadi korban pencurian bermodus penyaluran bantuan sosial mendapatkan bantuan sembako dari Polres Ngawi, Kamis (20/10/2022).
Tindak pidana pencurian yang dilaporkan tanggal 13 dan 18 Oktober 2022 tersebut menimpa para lansia yakni korban Darsi (58) warga Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren, Rukmini (76) Desa Karangbanyu Kecamatan Widodaren dan Ngatiyem (59) Desa Pengkol Kecamatan Magetan. Modus pencuriannya yaitu pelaku berpura-pura sebagai petugas yang sedang melakukan pendataan warga penerima bantuan sosial.
Berdasarkan laporan dua korban ke Polsek Widodaren dan satu korban laporan ke Polsek Mantingan, Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera segera memerintahkan Tim Polres Ngawi Peduli untuk memberikan bantuan sebagai bentuk empati kepada korban. Agar mereka merasakan kehadiran polisi tak hanya untuk mengusut pelaku kejahatan namun juga sentuhan hangat polisi lewat Polres Ngawi Peduli.
“Masyarakat yang sedang kesusahan perlu dibantu sebagai bentuk kepedulian Polres Ngawi kepada warga yang tertimpa musibah, apalagi ini korban tindak pidana kejahatan dan sudah lansia. Kasihan,” jelas AKBP Dwiasi ketika dikonfirmasi Kamis (20/10/2022).
Bantuan dari Kapolres Ngawi diberikan oleh tim Polres Ngawi Peduli dengan didampingi Kapolsek setempat bersama 3 pilar.
“Kami akan melakukan kebaikan di manapun berada utamanya kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi, agar merasa terlindungi, terlayani juga terayomi sehingga keamanan dan ketertiban Ngawi terjaga dan situasi menjadi kondusif,” kata Dwiasi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-ngawi”]
Dwiasi pun turut memberikan imbauan pada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan petugas yang mengaku menyalurkan bantuan. Terlebih, jika mengaku untuk melakukan pendataan dalam bentuk apapun, jika dirasa mencurigakan bisa melapor ke pihak pemerintah desa.
“Bantuan yang diberikan Pemerintah saat ini, banyak digunakan sebagai modus oleh pelaku kejahatan dan sasarannya adalah para lanjut usia. Kami himbau kepada warga untuk lebih berhati-hati meski di dalam rumah, jangan mudah percaya kepada tamu tak dikenal,” pungkasnya. [fiq/but]







