Surabaya (beritajatim.com) – Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak usia 6 bulan hingga 18 tahun mengalami peningkatan. Terlebih dalam dua bulan terakhir ini.
Bahkan, telah tercatat ada lebih dari 189 kasus anak alami gagal ginjal akut. Menurut laporan, paling banyak dialami oleh anak usia 1-5 tahun. Meski begitu, Kemenkes tetap menghimbau agar para orang tua tetap waspada.
Dilansir dari laman Kemenkes, gejala awal yang dialami oleh anak penderita gagal ginjal akut dimulai dengan menurunnya volume kencing yang cukup drastis. Kemudian bisa berlanjut dengan tidak ada sama sekali air kencing yang keluar.
Para dokter juga menjelaskan bahwa gejala lain yang kerap dialami oleh penderita gagal ginjal misterius ini ialah demam atau suhu tubuh yang meningkat pada anak. Selain itu, banyak juga yang alami diare, hingga terganggunya sistem pernafasan, seperti batuk dan juga pilek.
Jika mengalami gejala-gejala demikian, maka para orang tua harus segera memeriksakannya ke dokter. Pentingnya pemahaman ibu dan juga ayah mengenai hal tersebut, tentu berguna untuk meminimalisir dampak terburuk pada anak.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Secara medis penyakit ini dikenal dengan sebutan gagal ginjal akut progresif atipikal. Umumnya merupakan kondisi di mana fungsi ginjal mengalami penurunan secara tiba-tiba.
Memang belum diketahui secara pasti penyebab utama ratusan anak alami penyakit ini. Namun, para dokter untuk sementara ini menyarankan agar anak-anak tidak mengonsumsi sirup yang mengandung paracetamol.
Bahkan Kementerian Kesehatan RI kini telah menghimbau secara tegas, jika tak hanya konsumsi paracetamol dalam bentuk cair saja yang harus dihentikan. Melainkan seluruh obat yang berbentuk cair atau sirup.
Hal ini diduga tidak hanya berkaitan dengan kandungan paracetamolnya saja, tetapi komponen dari obat sirup itu sendiri yang memungkinkan dapat menyebabkan intoksikasi.
Terlepas dari diberhentikannya penggunaan obat cair atau sirup tersebut, masyarakat masih dapat memanfaatkan obat penurun demam yang berbentuk tablet atau yang dimasukkan ke dalam anus (supositoria). (fyi/nap)






