Gresik (beritajatim.com)- Imbas cuaca ekstrim yang melanda Gresik patut diwaspadai. Pasalnya, apabila terjadi angin kencang resiko banyak pohon tumbang. Terkait dengan itu, pemerintah mewanti-wanti agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrim.
Seperti diketahui, di wilayah Kota Gresik masih banyak pohon-pohon ukuran besar. Batang dan daunnya pun banyak yang masih rapih belum dipotong. Kemudian berkaca pada tahun sebelumnya, banyak pohon tumbang ketika musim penghujan datang.
Lokasi yang rawan mengalami pohon tumbang itu diantaranya, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Siti Fatimah Binti Maimun, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Jalan RA Kartini, dan Jalan Sunan Giri. Semua lokasi itu, masih banyak pohon-pohon ukuran besar.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cuaca”]
“Sebetulnya program ini terus berjalan secara rutin kami melakukan perampingan pohon,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Ketut Pratikno, Rabu (19/10/2022).
Untuk mengantisipasi pohon tumbang akibat angin kecang atau hujan deras. DLH Gresik telah membentuk tim. Yakni untuk melakukan pemantauan di lapangan.
“Jadi saat ada pohon yang rawan nanti kami segera lakukan perampingan,” ungkapnya.
Selain itu tambah Ketut, masyarakat Gresik juga dapat melaporkan apabila terdapat pohon yang rawan tumbang jika terkena angin kencang. Nanti tim pemangkasan akan segera melakukan tindakan. “Saat ini, DLH hanya memiliki satu tim pemotong pohon dan satu unit alat skywalker. Sebetulnya kurang, tapi kami maksimalkan yang ada ini,” imbuhnya.
Terkait dengan ini, DLH Gresik berharap perampingan pohon-pohon rawan tumbang ini bisa segera selesai dalam waktu dekat. Sebab, masih banyak pohon yang perlu dipotong agar ketika terkena angin kencang tidak tumbang di jalan. [dny/kun]






