Surabaya (beritajatim.com) – Menjaga kebersihan tubuh merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan.Termasuk membersihkan gigi yang mana membantu mencegah datangnya penyakit pada gigi, seperti gigi berlubang, karang, dan penyakit lainnya.
Selain melakukan pemeriksaan secara teratur di dokter gigi, hal paling dasar yang kita terapkan setiap harinya adalah menyikat gigi. Jumlah ideal untuk menggosok gigi adalah 2 – 3 hari sekali, apabila kurang dari itu dapat menyebabkan kotoran menumpuk pada gigi. Sementara jika lebih dari jumlah tersebut juga bisa merusak lapisan luar gigi dan melukai gusi.
Begitu banyak edukasi mengenai bagaimana cara menyikat gigi yang benar, seperti jumlah ideal menyikat gigi, gerakan menyikat, bentuk sikat yang digunakan, hingga pasta gigi yang baik. Akan tetapi, ada satu hal yang ternyata dilupakan, yakni cara berkumur – kumur setelah menggosok gigi.
Faktanya, berkumur setelah menggosok gigi tidak dianjurkan lho! Padahal kita tahu jika pasta gigi dibiarkan di dalam mulut akan menimbulkan sensasi yang kurang nyaman. Dr. Howard Pollick, seorang dokter gigi dari American Dental Association, menyarankan kalau bisa setelah gosok gigi tidak usah berkumur.
Mengapa? Kandungan fluoride pada pasta gigi guna memperkuat lapisan gigi, akan bekerja lebih baik kalau tidak dibilas. Fluoride akan menempel pada gigi dalam hitungan 20-30 menit setelah Anda menggunakannya ke gigi.
Sebelum membahas lebih lanjut, kalian perlu tahu bahwa pasta gigi mengandung banyak sekali zat yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut, salah satunya adalah fluoride. Selain itu ada juga zat tambahan bernama sodium lauryl sulphate, detergen yang fungsinya merontokkan sisa – sisa makanan pada gigi.
Nah, ketika berkumur menggunakan air setelah menggosok gigi, dikhawatirkan dapat menghilangkan semua fluorida yang baru saja melekat pada gigi. Sehingga pasta gigi pun tidak bekerja dengan optimal karena fluoride butuh waktu untuk dapat melakukan tugasnya.
Sebagai gantinya, kalian hanya perlu mengeluarkan sisa pasta yang berbusa dengan meludah, lalu membiarkan sisa – sisanya menempel pada gigi. Biarkan pasta gigi bekerja setidaknya selama 30 menit sebelum dibilas dan kalian bisa melakukan aktivitas makan dan minum seperti biasa.
Busa yang dikeluarkan dari pasta gigi pasti menimbulkan efek tidak nyaman, untuk itu kalian bisa mengatasinya dengan memilih pasta gigi yang tidak mengandung detergen. Selain itu, tips agar pasta gigi tidak berbusa adalah dengan membiarkan sikat gigi dalam keadaan kering sebelum kalian menggosok gigi.
Jika masih terasa tidak nyaman, setelah menggosok gigi kalian cukup berkumur satu kali saja. Lakukan secara perlahan dan tidak terburu – buru agar tidak melukai gigi dan gusi. (mnd/ian)






