Pasuruan (beritajatim.com) – Perbaikan jalan di depan Pasar Bangil tepatnya di jalan Mangga, Desa Pogar, Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan tak kunjung usai. Terhitung sudah satu bulan lebih jalan ditutup setengah guna perbaikan jalan.
Hal ini disesalkan oleh warga sekitar yang dimana tujuan pengerjaan jalan ini untuk memudahkan masyarakat, malah merumitkan. Sehingga masyarakat sekitar dan juga pedagang sangat kesulitan untuk akses menuju pasar.
“Karena ini banyak masyarakat yang mengais rezeki disini kalau terus seperti ini bakal susah. Roda ekonomi juga tidak berlangsung secara normal seperti biasanya,” kata Muslimin Ketua Barikade Gusdur Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/10/2022).
Muslim menambahkan, disaat musim hujan ini akan rawan terjadinya banjir, sedangkan diarea ini tidak ada drainase. Sehingga air hujan akan meluber kedalam pasar dan banjir.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-pasuruan”]
Tak hanya Muslim, Mislan pedagang buah yang berada di sekitaran Pasar Bangil juga merasakan hal yang sama. Sebelumnya Mislan telah dijanjikan dalam pengerjaan jalan ini akan berlangsung selama dua bulan.
Tapi sampai saat ini pekerjaan jalan diperkirakan masih jalan sekitar 40 persen. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya material yang diletakkan sembarangan. “Dulu tidak ada konpensasi apapun saat ada perbaikan jalan ini. Kami cuman dikasih tau kalau pekerjaannya selama dua bulan,” kata Mislan.
Diketahui pekerja perbaikan jalan ini sudah tidak ada aktivitas selama tujuh hari. Dikonfirmasi terpisah M Sidik, Kabid Bina Marga dan Bina Kontruksi mengatakan bahwa dirinya sudah mengingatkan. “Kami sudah mengingatkan pelaksananya. Karena jalan itu juga sangat penting bagi warga. Perputaran ekonominya juga sangat cepat. Rencananya akan kembali dilakukan,” katanya singkat. (ada/kun)






