Lamongan (beritajatim.com) – Meski aktivitas tim untuk sementara libur akibat ditundanya kompetisi sebagai imbas dari tragedi Kanjuruhan Malang, namun full-back muda Persela Lamongan, Syarful Mudawam tetap mengisi hari-harinya untuk berlatih keras.
Menurutnya, hal itu ia lakukan demi menjaga kondisi fisiknya tetap bugar dan bisa memberikan yang terbaik bagi tim kebanggaannya. Bahkan pesebakbola berusia 19 tahun ini menyebut, dirinya berlatih minimal 45 menit tiap harinya.
Mengenai menu latihan, Syarful menjelaskan, tidak terfokus untuk menjaga kebugaran fisik saja, tapi juga dikombinasikan dengan juggling atau dribbling untuk mempermanis dalam sentuhan bola. “Misalnya latihan 45 menit, biasanya 30 menit saya jogging, terus 15 menit latihan dengan bola, bisa juggling atau dribbling,” ujar Pesepakbola asal Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Lamongan, Kamis (13/10/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”persela”]
Tak hanya memporsir waktunya untuk latihan bola, pemuda yang akrab disapa Aam itu juga kerap mengisi waktu luangnya untuk bermain Play Station (PS) di rumahnya. “Selain latihan, juga main PS. Terus kalau sore biasanya main voli dan badminton sama teman-teman,” ungkap pesepakbola yang baru musim ini mendapat kesempatan promosi ke tim utama Persela tersebut.
Secara terpisah, Manajer Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum bisa menentukan kapan timnya bakal kembali latihan.
Oleh karenanya, tambah Fariz, Syarful Mudawam dan seluruh skuat Laskar Joko Tingkir masih tetap latihan secara mandiri untuk menjaga kondisi fisiknya agar tetap bugar. “Rencananya Senin depan kita baru koordinasi sama tim pelatih untuk membahas soal rencana latihan,” tutup Fariz.[riq/kun]






