Magetan (beritajatim.com) – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) jelang akhir tahun. Belakangan, diakui Kepala DTPHPKP Uswatul Chasanah, kunjungan Kebun Refugia Magetan tidak tinggi karena masih minim event yang digelar di lokasi kebun bunga tersebut.
Ana, sapaan lekat Uswatul Chasanah menerangkan, target PAD Kebun Refugia senilai Rp750 juta. Pun, dari sektor parkir senilai Rp100 juta. Keduanya baru tercapai sekitar 60 persen. Padahal, 2022 berakhir dalam 3 bulan lagi. “Kami hanya mengandalkan kunjungan wisata soal pendapatan. Hari libur panjang dan puncak liburan akhir tahun pendapatan baru lebih. Juga beberapa event akan digelar, agak sepi kalau tidak ada event,” kata Ana, Kamis (29/9/2022).
Namun pihaknya optimistis jika target PAD bisa tercapai hingga akhir tahun nanti. Ada sebagian peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan yang akan ditaruh di lokasi kebun bunga. “Kami yakin dalam waktu 3 bulan akan mencapai target. Ada kegiatan hari jadi Kabupaten Magetan ke-347 tahun nanti di kebun bunga dan masih ada libur panjang. Utamanya libur akhir tahun,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”wisata-magetan”]
Selain itu, sebagai destinasi wisata baru kebun bunga refugia terus berbenah dengan menambah fasilitas dan tempat swafoto yang dapat menarik pengunjung. “Tiket masuk dewasa Rp10 ribu dan anak anak Rp5 ribu. Untuk parkir bus Rp10 ribu, mobil Rp5 ribu dan kendaraan roda dua Rp2 ribu,” pungkasnya. [fiq/suf]






