Surabaya (beritajatim.com) – Skin barrier merupakan lapisan kulit yang letaknya paling luar dan berguna untuk melindungi kulit dari beragam gangguan eksternal.
Meski begitu, skin barrier bisa saja rusak karena beragam alasan. Sehingga hal ini dapat memicu berbagai masalah kulit. Tak ayal jika garda terdepan pada kulit ini perlu dijaga kesehatannya.
Ketika skin barrier rusak biasanya akan timbul gejala-gejala tertentu, seperti kulit terasa lebih kasar, kering, dan gatal. Ada juga yang kulitnya mengalami iritasi serta muncul ruam-ruam kemerahan.
Gejala lainnya yang kerap terjadi ialah hiperpigmentasi pada kulit, muncul tanda-tanda penuaan dini, hingga jerawat lebih sering muncul bahkan sulit untuk disembuhkan.
Rusaknya skin barrier bisa disebabkan karena berbagai faktor, seperti dampak dari paparan sinar matahari secara langsung. Terlebih tanpa pemakaian sunscreen.
Bisa juga karena genetik, usia yang tidak lagi muda, pola hidup yang tidak sehat, hingga faktor lingkungan dan polusi udara. Semua hal tersebut kerap menjadi pemicu utama skin barrier rusak.
Jika demikian maka kamu perlu segera mengatasinya dengan cara-cara berikut ini, di antaranya;
Terapkan basic skincare
Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk memperbaiki skin barrier yang rusak ialah dengan menerapkan basic skincare, seperti cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Hindari penggunaan eksfoliasi.
Hidrasi yang cukup
Hidrasi pada kulit yang cukup juga sangat diperlukan. Hal ini agar kulit tidak mudah kering dan rusak. Maka gunakan produk-produk yang memang diperlukan, seperti hydrating toner, hydrating serum, dan sejenisnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cara”]
Gunakan skincare khusus skin barrier
Kamu juga perlu gunakan skincare khusus yang fokus untuk memperbaiki skin barrier yang rusak, seperti squalane, ceramide, niacinamide, hyaluronis acid, hingga centella asiatica.
Hindari yang dapat memicu iritasi
Penggunaan skincare tentu tidak boleh sembarangan. Terlebih yang harus diperhatikan ialah penggunaan yang memang cocok untuk kebutuhan kulit kamu. Jangan gunakan skincare yang dapat memicu iritasi, seperti alcohol, fragrance, dan sebagainya.
Perbaiki pola hidup
Pola hidup yang buruk tentu dapat mempengaruhi kesehatan kulit, khususnya skin barrier. Tak ayal memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat sangat diperlukan. Seperti rajin berolahraga, mengonsumsi buah dan sayur, istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan. (fyi/ian)






