Probolinggo (beritajatim.com) – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Probolinggo pada tahun 2024 mendatang, Staff Khusus Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonesia, Abdul Malik Haramain berharap Bupati Probolinggo terpilih nantinya bisa bersinergi dengan pemerintah desa.
Malik mengatakan, saat ini angka kemiskinan, gizi buruk, pengangguran dan stunting di Kabupaten Probolinggo masih tinggi. Hal itu menurutnya merupakan suatu persoalan yang harus diselesaikan oleh Bupati Probolinggo terpilih pada pemilu 2024 mendatang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-probolinggo”]
“Inikan persoalan, oleh karena itu memang Kabupaten Probolinggo ini butuh kepala daerah yang visioner, yang saya maksud visioner itu memang punya semangat untuk membangun Probolinggo, tidak cukup visi, dia juga harus mempunyai keahlian dan kemampuan untuk membangun Probolinggo,” katanya, Senin (19/9/2022).
Selain itu, pihaknya juga mengatakan, Bupati terpilih nantinya juga harus mempunyai strategi dalam membangun Kabupaten Probolinggo. “Kepala Dinas kita juga bagus, aparat kita juga bagus, tinggal bagaimana mengelola dan memanaje, profesionalisme birokrasi kita itu yang kita maksimalkan,” jelasnya.
Ia menegaskan, untuk membangun Kabupaten Probolinggo, Pemkab harus bersinegi dengan Pemerintah desa, “Pemerintah Kabupaten Probolinggo harus bersinergi dengan Pemerintah Desa, saya optimis jika satu visi dalam membangun Kabupaten Probolinggo, yakin saya Kabupaten Probolinggo akan menjadi Kabupaten yang lebih maju,” tegasnya. (tr/kun)
Malik Haramain, Staff Khusus Kemendes PDTT Republik Indonesia






