Gresik (beritajatim.com) – Ratusan pelajar dari 32 kabupaten/kota se-Jawa Timur bertarung di ajang kejuaraan daerah (Kejurda) taekwondo yang digelar di Gresik. Ada 241 peserta mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat menguji kemampuannya di ajang tersebut.
Ketua Taekwondo Gresik dr Ashluchul Alief mengatakan, kejuaraan antar pelajar ini sudah dilakukan sejak Kamis (15/9/2022) hingga minggu (18/9/2022). “Melalui kejuaraan ini diharapkan bisa muncul bibit atlet taekwondo andalan buat ke depannya,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”taekwondo”]
Hal senada juga dituturkan Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri. Kejuaraan taekwondo antar pelajar tingkat provinsi ini juga dijadikan ajang mengasah kemampuan para atlet di tingkat pelajar antar kabupaten maupun kota. “Harapan kami diajang ini juga muncul atlet taekwondo asal Gresik yang nantinya dipersiapkan di kejuaraan lainnya agar bisa berprestasi lagi,” tuturnya.
Ia menambahkan, kejuaraan taekwondo antar pelajar ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari Pengcab taekwondo daerah lain. Terbukti, pesertanya membludak. Ini bukti bahwa olahraga ini mendapat tempat dari masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menyatakan dirinya melihat kejuaraan taekwondo ini sangat luar biasa. Untuk itu, sportivitas harus dikedepankan sesuai dengan motto olahraga. “Saya yakin di kejuaraan ini muncul bibit atlet yang berprestasi. Karena itu, jaga sportivitas selama perlombaan berlangsung,” ungkapnya. [dny/suf]






