Gresik (beritajatim.com) – Satu unit wisma di Perumahan Petrokimia Gresik terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini lantaran wisma tersebut dalam kondisi tanpa penghuni.
Ada sembilan petugas pemadam kebakaran dan satu unit mobil damkar serta satu unit mobil supply air dikerahkan untuk menjinakkan api. Imbas kebakaran itu, seluruh perabotan di dalam wisma tersebut hangus.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, AH Sinaga mengatakan, api yang menghanguskan wisma ini diduga akibat konsleting pada instalasi listrik.
“Pertama muncul kepulan asap hitam lalu api membesar. Kemudian kejadian itu, dilaporkan
ke pemadam kebakaran PT Petrokimia Gresik, dan tidak lama kemudian meminta bantuan ke Damkarla Gresik untuk membantu memadamkan api,” ujar Kepala Damkarla Grssik, A.H Sinaga, Kamis (15/09/2022).
Imbas kejadian ini, bagian atap ambruk, seluruh isi rumah terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Gresik”]
Secara terpisah, Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono membenarkan asap tersebut berasal dari area Wisma Garbera di dalam perumahan. Asap tersebut bukan dari area pabrik.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat terjadi kebakaran, gedung tersebut dalam kondisi tidak berpenghuni. Api telah berhasil dipadamkan,” katanya.
Terkait dengan kejadian kebakaran ini lanjut Yusuf, tidak mengganggu operasional pabrik. Pasalnya, kejadiannya diluar pabrik bukan di area produksi.
“Kami tetap beroperasion seperti biasa, tidak ada kendala atas kejadian ini,” pungkasnya. [dny/beq]






