Mojokerto (beritajatim.com) – Ada tujuh Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2022 di wilayah hukum Polresta Mojokerto masuk kategori rawan. Ratusan personel Polresta Mojokerto dan BKO Brimob Polda Jatim diterjunkan.
Hal tersebut disampaikan Kapolresta Mojokerto, AKBP Wiwit Adisatria usai Apel Penerimaan BKO Brimob Polda Jatim dan Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 di Lapangan Apel Maha Patih Gajah Mada Mapolres Mojokerto, Senin (12/9/22).
“Ada 643 personel yang terdiri dari 30 personel Brimob, 305 Polri, 110 TNI, 10 Satpol PP dan 188 Linmas yang dilibatkan dalam pengamanan Pilkades Serentak, Rabu 14 September 2022 besok. Hari ini mereka sudah bergeser di wilayah kecamatan masing-masing,” ungkapnya.
Polresta Mojokerto mulai memetakan sistem pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di delapan desa yang merupakan wilayah hukum Polresta Mojokerto. Ada delapan desa di tiga kecamatan di wilayah hukum Polresta Mojokerto yang menggelar Pilkades Serentak 2022.
“Pemetaan sistem pengamanan TPS ini sangat diperlukan karena wilayah-wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Seperti adanya indikasi terjadinya kecurangan dan juga kericuhan saat Pilkades Serentak berlangsung,” katanya.
Terdapat 67 TPS di delapan desa yang menggelar Pilkades Serentak 2022. Guna pengamanan berjalan secara efektif, Kapolresta membagi pengamanan TPS menjadi beberapa kategori. Yakni wilayah kurang rawan, rawan, dan sangat rawan.
[berita-terkait number=”2″ tag=”pilkades-serentak”]
“Kami sudah memetakan potensi kerawanan di setiap TPS, sehingga pola pengamanan di masing-masing TPS kami sesuaikan dengan potensi yang ada. Tidak ada under estimate pada wilayah tertentu, kami pasti berusaha mengamankan semua wilayah dengan baik,” ujarnya.
Sebanyak 47 TPS masuk kategori kurang rawan, 13 TPS rawan dan tujuh TPS sangat rawan. Dari 67 TPS yang ada, 42 diantaranya berada di Kecamatan Jetis. Dengan rincian 29 TPS kurang rawan, delapan TPS rawan dan lima TPS sangat rawan.
Di Kecamatan Gedeg terdapat 20 TPS yang terdiri dari 18 TPS kurang rawan dan dua TPS sangat rawan. Sedangkan di Kecamatan Dawarblandong terdapat lima TPS yang semuanya masuk kategori rawan.
“Untuk TPS kategori kurang rawan akan dijaga oleh 1 polisi dan dua Linmas. Untuk kategori rawan akan dijaga oleh 2 polisi dan 4 Linmas. Dan untuk kategori sangat rawan masing-masing TPS akan dijaga 3 polisi dan 6 Linmas. Besok sekitar pukul 10.00 WIB personel diharapkan sudah berada di desa-desa,” paparnya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”polresta-mojokerto”]
Ratusan personel tersebut akan melakukan pengamanan sekaligus meninjau di TPS masing-masing sehingga mereka bisa mengetahui posisinya untuk mengantisipasi kerawanan. Dari delapan desa tersebut, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 30.313 jiwa.
“Kita akan lakukan pengecekan langsung ke TPS bersama Bupati Mojokerto untuk meninjau di desa-desa terkait kesiapan logistik dan pengamanan. Forkopimda akan melakukan patroli menggunakan sepeda motor ke desa-desa yang menyelenggarakan Pilkades,” tegasnya.
Delapan desa di wilayah hukum Polresta Mojokerto yang menyelenggarakan Pilkades Serentak 2022 yakni Desa Gunungan Kecamatan Dawarblandong, Desa Canggu, Ngabar, Jetis dan Lakardowo di Kecamatan Jetis, serta Desa Sidoharjo, Batankrajan dan Pagerejo di Kecamatan Gedeg.
Apel dihadiri Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Infantri Beni Asman, Kajari Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono, Ketua PN Mojokerto Sarudi, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh dan Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto Noerhono. [tin/suf]






