Jember (beritajatim.com) – Pendewasaan dan penguatan Kepolisian RI sebagai kekuatan yang benar-benar profesional sedang diuji. Saat ini tengah terjadi seleksi alam di tubuh Polri.
“Seleksi alam terjadi. Seleksi penilaian publik juga terjadi. Polri harus menjadi institusi yang benar-benar kredibel,” kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, menjawab pertanyaan wartawan, usai acara peresmian pembangunan Ma’had Tahfidz Alquran Pintu Langit, Lembaga Pendidikan Perjuangan Islam Bustanul Ulum, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (9/9/2022) sore.
Menurut Muhaimin, sebenarnya TNI dan Polri sudah direformasi. “Polri sudah tidak lagi menjadi bagian dari TNI, dan sudah mandiri. Tentu harus ada proses sejarah yang terus dikuatkan,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”muhaimin-iskandar”]
Saat ini, Kepolisian RI menjadi sorotan publik menyusul munculnya kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang membuat Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka.
Ada 97 anggota kepolisian yang diperiksa terkait kasus tersebut. Sebanyak 18 orang ditahan di penempatan khusus Mako Brimob Kelapa Dua maupaun di Provos Mabes Polri. [wir]






