Jember (beritajatim.com) – Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember, Jawa Timur, adalah legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun dia bersedia mempertaruhkan jabatan untuk menjamin dukungan Fraksi PDI Perjuangan terhadap perjuangan mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Pernyataan jaminan tersebut dilontarkan Itqon saat berorasi di hadapan para aktivis Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang merangsek masuk ke dalam gedung DPRD Jember, Jumat (9/9/2022) petang.
“Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, saya pastikan besok sebelum jam sebelas, (perwakilan) dari Fraksi PDI Perjuangan menandatangani pakta integritas yang telah diserahkan Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Kabupaten Jember ini,” kata Itqon.
“Jika tidak, maka tepat pukul sebelas, jabatan saya yang akan jadi taruhannya,” kata Itqon, disambut teriakan dan tepuk tangan mahasiswa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”dprd-jember”]
Semua berawal saat ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Jember berunjuk rasa di halaman gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Jumat (9/9/2022) sore.
Mahasiswa meminta seluruh fraksi di DPRD Jember menandatangani dukungan untuk menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi. Enam perwakilan fraksi yakni Itqon Syauqi (Partai Kebangkitan Bangsa), Gembong Konsul Alam (Nasional Demokrat), Alfian Andri Wijaya (Gerindra), Achmad Faeshol (Partai Persatuan Pembangunan), Achmad Dhafir Syah (Partai Keadilan Sejahtera), dan Nyoman Aribowo (Pandekar) akhirnya membubuhkan tanda tangan tersebut.
Hanya Fraksi PDI Perjuangan yang tidak membubuhkan tanda tangan, karena tak ada satu pun legislatornya yang nongol. Mahasiswa pun menyemburkan kekecewaan dan kemarahan. Mereka membakar ban dan bertekad menunggu kehadiran perwakilan Fraksi PDI Perjuangan untuk menandatanganin dukungan.
Setelah aksi unjuk rasa mahasiswa selesai, Itqon menilai, dinamika dalam aksi tersebut adalah suatu hal biasa. “Sudah semakin mendekati Magrib semakin panas, saya akhirnya setelah berkootdinasi dengan Kapolres Jember mengizinkan mahasiswa masuk ke lantai bawah gedung Dewan,” katanya.
“Yang diminta kan (tanda tangan dukungan) seluruh fraksi. Dari sore, (anggota) Fraksi PDI Perjuangan tidak ada yang bisa dikontak. Menjelang magrib, telepon Pak Nurhasan dari Fraksi PKS diangkat oleh Haji Ipung, Pak Edi Cahyo Purnomo, Ketua Fraksi PDIP. Posisinya di Surabaya, ada acara di Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Timur,” kata Itqon.
“Di hadapan mahasiswa, dengan di-loud speaker, disaksikan oleh ketua-ketua BEM kampus, berjanji bahwa besok pagi akan menandatangani. Ya kita tunggu saja,” kata Itqon. [wir/kun]






